Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB

SOSOK IBU Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB: Tangisan Pecah Saksikan Kebengisan Ziath

Berikut Sosok Ibu pembunuh mahasiswa kedokteran UB, Bagus Prasetya Lazuardi, tangis pecah lihat kebengisan Ziat Ibrahim Bal Biyd.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
surya/luhur pambudi/istimewa
Ziath, pembunuh mahasiswa kedokteran UB mengaku mencintai pacat korban. 

SURYA.co.id, - Berikut Sosok Ibu pembunuh mahasiswa kedokteran UB, Bagus Prasetya Lazuardi, tangis pecah lihat kebengisan Ziat Ibrahim Bal Biyd.

Sosok ibu pelaku pembunuh mahasiswa UB diketahui saat rekonstruksi pembunuhan.

Ibu Ziath tak kuat melihat anaknya tega melakukan pembunuhan terhadap Bagus yang tak lain adalah pacar anak tirinya yaitu TS.

Diduga, Ziath tega membunuh calon mantunya itu karena cemburu melihat kebahagiannya selama pacaran dengan anak tirinya.

Ziath sendiri ditangkap anggota Polda Jatim pada Jumat pagi pekan lalu. Malamnya, sekitar pukul 23.00 WIB, anggota Polda Jatim menggelar rekonstruksi di rumah pelaku di Jalan Halmahera II No 6 RT 01 RW 06 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen Kota Malang.

Pembunuh mahasiswa kedokteran UB, Ziath Ibrahim Bal Biyd (38)
Pembunuh mahasiswa kedokteran UB, Ziath Ibrahim Bal Biyd (38) (SURYA.co.id/Luhur Pambudi)

Tentang tangis pecah ibu Ziath saat melihat rekonstruksi itu diungkapkan oleh Ketua RT setempat, Rico Briliantino.

"Setelah itu, ibunya diminta ke rumah saudaranya yang ada di bagian belakang. Kemudian, si anaknya itu (ZI) diberi waktu oleh polisi, lalu ia (ZI) bilang ke saya tolong titip ibu," pungkasnya.

Rico awalnya kaget diminta jadi saksi oleh penyidik Polda Jatim. Malam itu, ada dua orang yang menjadi saksi, yakni Rico dan kerabat Ziath yang tinggal di belakang rumah ibunya.

"Pada Jumat (15/4/2022) sekitar pukul 23.00 WIB, saya didatangi oleh anggota polisi dari Polda Jatim. Mereka menyuruh saya menjadi saksi, lalu saya tanya saksi apa, terus mereka menjawab jadi saksi rekonstruksi pembunuhan. Saat saya datang, saya lihat dia (ZI) sudah diborgol," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (17/4/2022).

Dirinya menjelaskan, pada saat rekonstruksi itu dilakukan, ia menyaksikan pihak kepolisian mengambil beberapa barang bukti.

Barang bukti tersebut, adalah palu dan pisau kecil yang dimasukkan ke jok sepeda motor milik ZI.

"Saat itu, saya lihat ada palu sama pisau kecil. Setelah itu, jok sepeda motor dia (ZI) dibuka," jujurnya.

Rico juga mengaku, tak mendengar secara jelas percakapan antara ZI dengan pihak kepolisian.

Namun, ia sempat mengetahui bahwa pada rekonstruksi tersebut, ada adegan pengambilan palu yang di masukkan ke jok motor.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved