Berita Surabaya
Hadirkan Aquaman, Mahasiswa Ubaya Kampanyekan Sungai Bebas Limbah
Masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya perlu diingatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Andrew mengaku kampanye ini menjadi bagian dari misinya dalam melakukan pembenahan lingkungan.
"Ini jadi bentuk aksiku dalam menjaga kelestarian lingkungan di kota tercinta Surabaya. Makanya aku semangat dan antusias terlibat dalam kampanye ini," ujarnya.
Slogan kampanye yang dibawa Andrew dibuat seakan-akan Aquaman memperingatkan masyarakat untuk menjaga tempat tinggalnya, yaitu perairan.
Slogan tersebut berbunyi Jangan bunuh rakyatku dengan limbah. Rakyat yang dimaksud adalah makhluk hidup yang hidup di bawah sungai yang perlu diperhatikan ekosistemnya.
"Pesan menyelamatkan sungai dari limbah juga disampaikan dalam bentuk tarian. Kita dari UKM Dance ingin ikut serta dalam memeriahkan World Water Day dan memberikan pesan kepada orang-orang sekitar untuk menjaga air lewat dance,"ungkap Charta Diza Faradiba, koordinator UKM Dance Ubaya untuk kampanye hari air.
Pesan tersebut secara implisit disampaikan dalam koreografi.
Penggunaan lagu 16 Shots dari Stefflon Don di awal membuat tarian terkesan semangat yang dimaknai sebagai kondisi sungai sebelum tercemar.
Setelah itu ditengah-tengah diganti jadi lagu Lathi.
"Waktu bagian everything has changed, itu menggambarkan air menjadi tercemar karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.
Kampanye menjaga sungai yang dilakukan mahasiswa ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi mencemari sungai dengan sampah dan limbah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/aksi-mahasiswa-ubaya-membawa-poster-dan-mengajak-pengguna.jpg)