Senin, 27 April 2026

Berita Surabaya

Hadirkan Aquaman, Mahasiswa Ubaya Kampanyekan Sungai Bebas Limbah

Masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya perlu diingatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Ubaya
Aksi mahasiswa Ubaya membawa poster dan mengajak pengguna jalan di sekitar Jembatan Sawunggaling, Senin (21/3/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Memperingati Hari Air Sedunia, mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) melakukan kampanye menjaga sungai Surabaya.

Menampilkan tarian serta manusia Aquaman di Jembatan Sawunggaling, mahasiswa Ubaya membawa poster dan mengajak pengguna jalan di sekitar Jembatan Sawunggaling.

Masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya perlu diingatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Geza Aiyetoro Setyanto, mahasiswa jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Ubaya menjelaskan bahwa kampanye ini didasari pada fakta bahwa 80 persen pencemaran sungai berasal dari limbah rumah tangga.

“Kalau di satu titik saja ada limbah menumpuk dan airnya terkontaminasi, itu akan berdampak terus ke lingkungan sekitar. Seperti ekosistem lokal rusak, hujan asam, dan air tidak layak digunakan. Makanya masyarakat perlu dihimbau agar kerusakan itu tidak semakin parah," ujar satu dari lima mahasiswa yang terlibat aksi menjaga sungai Surabaya.

Baca juga: Kronologi Rumah Warga Desa Sopet Kabupaten Situbondo Terbakar, Berawal dari Lentera

Pencemaran air karena limbah merupakan salah satu isu yang dibahas di Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik.

Oleh karena itu, mahasiswa KSM (Kelompok Studi Mahasiswa) Teknik Kimia berusaha mencari cara untuk untuk mengurangi adanya limbah yang dapat memberikan dampak negatif ke lingkungan.

Salah satunya adalah melakukan kampanye di dekat sungai.

Aksi kampanye dimeriahkan oleh UKM Dance Ubaya.

Tiga mahasiswa ini menari kolaborasi Hip Hop dan tradisional Jawa.

Baca juga: Dua Pekan Jelang Ramadan, Ada Kenaikan Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Kabupaten Lamongan

Bersamaan dengan itu, mahasiswa menggunakan kostum Aquaman serta mahasiswa lainnya membawa slogan kampanye sungai bebas limbah.

Slogan kampanye peringatan Hari Air Sedunia Konsep kampanye seperti ini dipilih Geza agar pesan menjaga sungai dari limbah dapat diterima dan mudah diingat oleh masyarakat.

"Aquaman yang dikenal sebagai pahlawan yang memihak ke manusia dan juga laut membuat maskot ini cocok dengan pesan kampanye yang ingin disampaikan,"ungkapnya.

Selain itu, adanya performance dance dari UKM Dance membuat kampanye semakin semangat. Pengendara yang sedang melintas jadi tertarik untuk melihat dan akhirnya bisa dapat pesannya.

Maskot Aquaman diperankan oleh Andrew Christian Juangta, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik angkatan 2020 yang juga pemenang Koko Jawa Timur 2021.

Andrew mengaku kampanye ini menjadi bagian dari misinya dalam melakukan pembenahan lingkungan.

"Ini jadi bentuk aksiku dalam menjaga kelestarian lingkungan di kota tercinta Surabaya. Makanya aku semangat dan antusias terlibat dalam kampanye ini," ujarnya.

Slogan kampanye yang dibawa Andrew dibuat seakan-akan Aquaman memperingatkan masyarakat untuk menjaga tempat tinggalnya, yaitu perairan.

Slogan tersebut berbunyi Jangan bunuh rakyatku dengan limbah. Rakyat yang dimaksud adalah makhluk hidup yang hidup di bawah sungai yang perlu diperhatikan ekosistemnya.

"Pesan menyelamatkan sungai dari limbah juga disampaikan dalam bentuk tarian. Kita dari UKM Dance ingin ikut serta dalam memeriahkan World Water Day dan memberikan pesan kepada orang-orang sekitar untuk menjaga air lewat dance,"ungkap Charta Diza Faradiba, koordinator UKM Dance Ubaya untuk kampanye hari air.

Pesan tersebut secara implisit disampaikan dalam koreografi.

Penggunaan lagu 16 Shots dari Stefflon Don di awal membuat tarian terkesan semangat yang dimaknai sebagai kondisi sungai sebelum tercemar.

Setelah itu ditengah-tengah diganti jadi lagu Lathi.

"Waktu bagian everything has changed, itu menggambarkan air menjadi tercemar karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.

Kampanye menjaga sungai yang dilakukan mahasiswa ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi mencemari sungai dengan sampah dan limbah.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved