Travel

Volume Penumpang KA di Daop 8 Surabaya Masih Normal Sejak Syarat Uji PCR dan Antigen Ditiadakan

Luqman Arif menambahkan, untuk operasional KA di Daop 8 pada bulan Maret ini masih sama, yakni 35 perjalanan KA.

tribun jatim/fikri firmansyah
Calon penumpang saat menunggu KA tiba di ruang tunggu Stasiun Gubeng Kota Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejak diberlakukannya Surat Edaran Kemenhub no 25 tahun 2022, situasi penumpang KA di Daop 8 Surabaya masih belum menunjukkan peningkatan okupansi.

Ya, kini syarat perjalanan telah diperlonggar tanpa mewajibkan uji PCR/antige, namun okupansi pada stasiun-stasiun Daops 8 Surabaya masih belum begitu signifikan kenaikannya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, berdasar data jumlah pelanggan di Daop 8, pada hari Minggu (13/3/2022), pelanggan KA jarak jauh di Daop 8 tercatat sebanyak 8.287 pelanggan, sementara pada hari Minggu (6/3/2022), saat uji RT-PCR/antigen masih sebagai syarat wajib, okupansi pelanggan KA jarak jauh tercatat 7.678 pelanggan.

Baca juga: Cegah Stunting di Kabupaten Pasuruan, Bidan Didorong Aktif dan Sinergi dengan Pemerintah Desa

"Terjadi peningkatan yang tidak terlalu signifikan yakni hanya sebesar 8 perse, atau 609 pelanggan," terangnya. Senin (14/3/22).

Luqman Arif menambahkan, untuk operasional KA di Daop 8 pada bulan Maret ini masih sama, yakni 35 perjalanan KA.

"Untuk operasional KA masih sama, tidak ada penambahan ataupun pengurangan," jelasnya.

Dalam aturan terbaru, masih kata Luqman, calon pelanggan yang akan melakukan perjalanan dengan KA, khususnya yang telah mendapatkan vaksin dosis lengkap atau vaksin booster, maka tidak perlu lagi melampirkan dokumen hasil negatif RT-PCR maupun uji antigen.

Baca juga: Pantau Prostitusi Online di Kota Malang, Sutiaji Minta Lurah dan Camat Gunakan Aplikasi Michat

Untuk anak dibawah 6 tahun, harus didampingi orangtua dan menerapkan protokol kesehatan.

"Bagi pelanggan dengan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan Pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis, wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR maupun uji antigen. Untuk itu KAI Daop 8 masih menyediakan layananan antigen di stasiun," ujarnya.

Adapun selama berada di atas KA maupun di lingkungan stasiun, seluruh pelanggan wajib mematuhi protokol kesehatan dengan baik, seperti menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, tidak berkerumun, menghindari makan bersama, dan menggunakan hand-sanitizer.

Selain itu, tentunya pelanggan harus dalam kondisi sehat, dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

"KAI terus memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk bisa naik kereta api," tutup Luqman.

BACA BERITA TRAVELING LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved