Jumat, 24 April 2026

Berita Banyuwangi

Dukung Banyuwangi Rebound, HIPMI Latih Anak Muda Jadi Wirausahawan Kopi

Gerakan Banyuwangi Rebound terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Di antaranya adalah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Banyuwangi
Proses meroasting kopi secara tradisional di Kabupaten Banyuwangi. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Gerakan Banyuwangi Rebound terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Di antaranya adalah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi.

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi yang menjadi pilar Banyuwangi Rebound, HIPMI menggelar pelatihan wirausaha kopi di Banyuwangi, Rabu (16/2/2021).

"Upaya pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi lewat gerakan Banyuwangi Rebound ini, saya kira patut didukung oleh semua pihak. HIPMI sebagai bagian dari Banyuwangi tentu menjadi bagian yang turut mengambil peran tersebut," ungkap Ketua HIPMI Banyuwangi, Dede Abdul Ghani.

Salah salah satu sektor yang didorong oleh HIPMI adalah melahirkan sejumlah entrepreneur yang memanfaatkan potensi lokal, seperti halnya kopi.

"Kami ingin mendorong munculnya entrepreneur muda yang bergerak di bidang perkopian. Karena kopi ini jadi satu potensi yang menjanjikan bagi Banyuwangi," imbuhnya.

Baca juga: Plt Bupati Nganjuk Bagikan 439 Sertifikat Tanah Program PTSL, Ini Harapannya

Pelatihan tersebut memfokuskan pada proses roasting kopi secara tradisional.

Master Kopi internasional, Setiawan Subekti, didapuk menjadi narasumber pada acara yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Banyuwangi itu.

“Melalui pelatihan ini peserta akan tahu bagaimana cara menyangrai kopi secara tradisional dengan baik dan benar. Sehingga kualitas kopi yang disajikan juga memiliki cita rasa tinggi,” terang Setiawan Subekti yang merupakan owner Kopai Osing itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang membuka pelatihan tersebut berharap agar semakin tumbuh bisnis kopi di Banyuwangi.

"Dengan budaya ngopi yang terus tumbuh, kami harap para peserta berani terjun berbisnis kopi karena pasarnya yang luas," kata Ipuk.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Giatkan Kembali Kegiatan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Selama mengikuti pelatihan ini, para peserta diberikan pembekalan materi terlebih dahulu oleh Setiawan Subekti.

Peserta juga praktik cara menyangrai yang baik dan benar.

Tak sekedar menyangrai, para peserta juga diminta mempraktikkan suhu tungku agar kualitas biji kopi yang disangrai benar-benar mendapatkan cita rasa yang nikmat saat diseduh.

Hasil biji kopi yang telah disangrai kemudian disetor kepada panitia dan di giling untuk dirasakan cita rasanya oleh narasumber.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved