Breaking News:

Berita Surabaya

5.763 Calon Jamaah Umrah di Kota Surabaya Masuk Daftar Tunggu Keberangkatan

Sebanyak 5.763 calon jamaah umrah asal Surabaya memutuskan menunda keberangkatan menuju tanah suci.

surya/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi, petugas menyiapkan paspor dan visa jamaah calon haji (JCH) di gedung Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sukolilo, Surabaya, sebelum pandemi covid-19. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya mencatat, sebanyak 5.763 calon jamaah umrah asal Surabaya memutuskan menunda keberangkatan menuju tanah suci.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Surabaya, Gartaman, menyebut, penyebabnya adalah jamaah memilih menunggu Bandara Juanda Internasional kembali beroperasi.

“Rata-rata sebagian besar belum mau berangkat kalau masih terpusat di Jakarta karena harus menambah biaya,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis (13/1/2022).

Gartaman juga mengaku, pihaknya telah berkirim surat kepada Kemenag Pusat, memohon supaya Bandara Juanda Surabaya kembali dibuka demi keberangkatan haji dan umrah.

Baca juga: Biaya Naik Dua Kali Lipat, Pendaftar Ibadah Umrah di Kota Blitar Masih Sepi

“Kemarin Amphuri Jatim berkirim surat ke Dirjen agar Bandara Juanda Surabaya segera dibuka,” tuturnya.

Harapannya, lanjut Gartaman, surat yang diajukan Kemenag Surabaya bisa segera disetujui, Bandara Juanda kembali dibuka seperti di Jakarta demi lebih memudahkan jamaah.

"Pemberangkatan calon jamaah Umrah ini sebagai salah satu penilaian untuk Haji bisa dibuka kembali. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, normal kembali, karena umroh ini sebagai tes Haji," terangnya.

Insya Allah haji tahun ini, tuntas Gartaman, bisa diberangkatkan.

Semoga ada regulasi baru sehingga keberangkatan haji bisa dibuka kembali di kota-kota besar.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved