Kamis, 11 Juni 2026

Berita Lamongan

Pemkab Lamongan Gandeng BNI, Percepat dan Perluas Digitalisasi Smart City

Masuk dalam 100 Smart City Kemenkominfo sejak tahun 2018, Pemkab Lamongan telah melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong pemanfaatan teknologi.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Lamongan dengan BNI, Senin (27/12/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Masuk dalam 100 Smart City Kemenkominfo sejak tahun 2018, Pemkab Lamongan telah melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong pemanfaatan teknologi.

Tidak hanya sebagai solusi atas permasalahan, namun juga mendorong potensi unggulan daerah.

Berbagai langkah digitalisasi pelayanan publik juga telah dilakukan dengan beragam inovasi, seperti Pasar Online Lamongan (POL) untuk mendukung UMKM. Bahkan, Solusi Pelayanan Publik Online dan Mandiri Kabupaten Lamongan SIPPOMA) untuk meningkatkan pelayanan.

Tak puas sampai di situ, kini Pemkab Lamongan menggandeng PT BNI (Persero) Tbk untuk percepat dan perluas digitalisasi smart city.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan MoU tentang penyediaan dan penggunaan layanan jasa perbankan oleh PT BNI (Persero) Tbk.

Pada kesempatan tersebut, PT BNI juga menandatangani kerja sama dengan beberapa perangkat daerah yakni dengan Bapenda, terkait penyediaan layanan pembayaran untuk pajak dan retribusi darah. Dengan PDAM terkait layanan pembayaran tagihan air minum dan tagihan lainnya secara online.

Dengan Dinas Lingkungan Hidup, berkaitan penyediaan layanan perbankan dan pengelolaan rekening transaksi Bank Sampah dan Nasabah Bank Sampah pada program Ayo Menabung Dengan Sampah.

Sedang dengan Disperindag, terkait pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan serta dukungan pasar online (marketplace) untuk peningkatan sektor usaha mikro dan kecil di Kabupaten Lamongan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya kolaborasi antar elemen sangat diperlukan untuk kebangkitan Lamongan.

"Kami terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dan juga kebangkitan ekonomi di Lamongan," kata Yuhronur.

Program prioritas yang intens digalakkan, juga termasuk didalamnya digitalisasi pelayanan publik.

"Kami menyambut dengan baik kerja sama ini untuk mengefektifkan dan meningkatkan smart city di Lamongan, juga untuk kebangkitan UMKM Lamongan, ungkapnya.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jatim, Budi Hanoto mengungkapkan, berdasarkan indeks capaian ETPD (Elektronifikasi Transaksi di Pemerintah Daerah) sebagai salah satu sarana menilai indikator level digitalisasi daerah.

Lamongan memperoleh nilai 74,63 atau dapat dikatakan sebagai kategori maju dalam bidang digital, satu strip di level digitalisasi (level paling tinggi).

“Perlu kita dorong terus kerja sama dengan perbankan. Kami ingin mendorong untuk mendigitalkan pasar rakyat yang siap Q-RIS," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved