Berita Malang

Istiqomah, Guru Eskul di Malang Yang Tekuni Usaha Ecoprint Sebagai Keperdulian Cinta Alam

Istiqomah begitu nama  guru eskul menggambar Kabupaten Malang menekuni usaha produk ecoprint

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Rudy Hartono
Istiqomah, Guru Eskul di Malang  Yang Tekuni Usaha Ecoprint Sebagai Keperdulian Cinta Alam
surya/hayu yudha prabowo
Istiqomah menata aneka produk ecoprint buatannya dalam Pameran UMKM dan Produk Halal di Mall Dinoyo City, Kota Malang, Kamis (2/12/2021).

SURYA.co.id | MALANG – Istiqomah begitu nama  guru eskul menggambar, kewirausahaan dan BK di berbagai sekolah di Kota dan Kabupaten Malang menekuni usaha produk ecoprint.

Wanita yang tinggal di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini membuat produk ecoprint pada akhir 2019.

Waktu itu ia fokus untuk penguatan produk dan kemudian ditekuni saat pandemi hingga saat ini.

"Saat pandemi kan tidak ada kegiatan eskul karena pembelajaran daring. Saya kemudian menekuni ini," kata Istiqomah pada Surya.co.id saat ditemui di kegiatan pameran UMKM dan produk halal di Dinoyo Mall, Kamis (2/12/2021).

Produk kain ecoprint dijual mulai Rp 250.000 sampai Rp 1 juta lebih. Untuk produk seperti sepatu, tas, ia bermitra dengan perajin di sekitar rumahnya.

Yang dipamerkan seperti tote bag dijual Rp 35.000. Sedang tas jinjing kasual seharga Rp 250.000. Untuk sepatu pria sekitar Rp 400.000. Juga ada sepatu wanita.

Dikatakan, ecoprint adalah hal baru. Ia memanfaatkan daun-daun yang ada di sekitar rumahnya di Singosari. Sebab tidak semua daun bisa dijadikan ecoprint.

Untuk jadi produk fungsional seperti tas, kain ecoprint dipadu dengan katun demi. Ada juga yang dipadu dengan kulit sintetis. Sehingga terlihat kasual. "Saya memilih menekuni eco print karena isu tentang bagaimana menyelematkan alam dari pewarnaan kimia," katanya.

Dikatakan, ecoprint adalah hal baru dan bisa dipakai untuk referensi dunia fashion. Selain itu, jika memanfaatkan ini, maka sebagai upaya untuk melindungi alam dengan produk ini.

Dijelaskan, eco print ini masih hal baru. Sehingga peluang untuk ditekuni sebagai usaha masih tinggi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved