Berita Surabaya
Mbah Marsyam Girang, Satu Jam Sudah Masuk Data MBR Sekaligus Jaminan Permakanan
Kota Surabaya selama satu tahun terakhir ini makin memudahkan warganya mendapatkan layanan.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
Tidak hanya Mbah Marsyam yang buta HP bisa dibantu Pak RT. Mbah Ginah (65) juga masuk data base warga MBR baru.
Perempuan yang sendirian tinggal di kontrakan Krembangan Bhakti juga "ditolong" aplikasi MBR+ Surabaya.
Pak RT Makin Semangat kini Dapat Insentif Rp 1 juta/Bulan
Saat ini menjadi Pak RT di Surabaya membanggakan. Mereka mendapat kepercayaan penuh melayani warga.
Bahkan dengan kata lain, "wali kota" yang sesungguhnya di hadapan warga adalah Pak RT.
Bagaimana tidak, semua bentuk layanan, keluhan, dan segala tetek-bengek kebutuhan warga larinya ke RT.
Bahkan kini mengurus dokumen kependudukan khusus akta kelahiran, akta kematian, dan pindah kewargaan dilayani di RT.
Artinya tugas Pak RT bertambah. Pada saat Surabaya dihantam covid, Pak RT sampai Pak RW menjadi ujung tombak perjuangan Surabaya melalui gelombang covid hingga landai saat ini.
Momentum Covid itu semakin mempercepat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji memberikan insentif tambahan. Kini honor Pak RT seluruh Surabaya Rp 1 juta per bulan.
Tidak hanya Pak RT, Pak RW, LPMK dan Bumantik atau Kader Kesehatan juga mendapat "berkah" dari kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi.
Saat ini, honor Ketua RT dari semula Rp 550.000 per bulan, naik menjadi Rp 1 juta.
Untuk RW, dari Rp 600.000 jadi Rp 1,2 juta. Sedang LPMK, dari Rp 700.00 menjadi Rp 1,5 juta.
Sementara kader kesehatan dari Rp 100.000 menjadi Rp 450.000 per bulan.
"Ini menjadi penyemangat untuk kami makin rajin menemui warga di kampung. Mendengarkan kebutuhan warga bersama Pak RT, Pak RW, dan kelurahan. Jangan sampai ada warga yang kelaparan kita tidak tahu," kata Ketua LPMK Kelurahan Perak Utara, Muhammad Anwar.
Kader kesehatan dari Puskesmas Kedungdoro, Rochania Rachmawati menyambut senang mendapat perhatian Pemkot Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ketua-rt-mochamad-ilham-ramadhani-beberapa-waktu-lalu.jpg)