Breaking News:

Berita Gresik

UMK Gresik 2022 Diusulkan Rp 4,599,484

Upah minimum Kabupaten (UMK) Gresik yang diusulkan mendapat respon dari kalangan unsur serikat pekerja.

Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
willy abraham/surya.co.id
Aksi masa kawal usulan UMK Gresik 2022 di depan kantor Bupati Gresik, Kamis (25/11/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Upah minimum Kabupaten (UMK) Gresik yang diusulkan mendapat respon dari kalangan unsur serikat pekerja.

Hasilnya, upah minimum Kabupaten Gresik diusulkan sebesar Rp 4.599.484.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menemui ratusan massa dari serikat bersama (Sekber) buruh/pekerja yang menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) di depan Kantor Bupati Gresik, Kamis (25/11/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Yani ini mengaku setelah pertemuan pada hari ini.

Pihaknya mengajukan revisi atas surat terdahulu Nomor 560/1107/437.58/2021 tertanggal 22 November 2022 perihal rekomendasi UMK Gresik tahun 2022.

Sekaligus menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan, Pasal 33 ayat (2) serta Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 560/5241/108.4/2021 tertanggal 8 November 2021.

Bupati menyampaikan hasil sidang Dewan Pengupahan Kabupaten Gresik sudah disepakati.

Pada poin pertama, unsur pemerintah, akademisi, dan APINDO sepakat dengan hitungan UMK Gresik tahun 2022 sebesar Rp. 4.297.030,51 sesuai dengan formula perhitungan PP Nomor 36 Tahun 202.

Sementara poin kedua, unsur serikat pekerja/buruh tidak sepakat dengan formula perhitungan UMK tahun 2022 sesuai PP Nomor 36 Tahun 2021.

Serikat pekerja menggunakan formula perhitungan UMK 2022 dengan mekanisme penetapan perhitungan UMK tahun sebelumnya. Nilai akhirnya Rp. 4.619.306.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved