Breaking News:

Properti

Penjualan Ciputra Group Surabaya Naik 30 Persen Sepanjang 2021

Pengembang Ciputra Group Surabaya mencatatkan kinerja peningkatan penjualan sebesar 30 persen ditahun 2021 ini.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya.co.id/sri handi lestari
Dari kiri: Kevyn Hadianto, General Manager CLU bersama Sutoto Yakobus, Senior Director PT Ciputra Development Tbk dan Ayu Asri, Marketing Manager CLU, serta Hendra Lauw, Associate Director PT Ciputra Development disela open house CLU, Minggu (24/10/2021).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang Ciputra Group Surabaya mencatatkan kinerja peningkatan penjualan sebesar 30 persen ditahun 2021 ini.

Angka itu sudah melebihi target yang ditetapkan untuk tahun ini, sekaligus melampaui capaian penjualan di tahun 2020 dan 2019.

Sutoto Yakobus, Senior Director PT Ciputra Development Tbk, mengatakan, seluruh proyek pengembangan Ciputra Group Surabaya, baik yang ada di wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Gresik dan Kota Malang, mayoritas sudah mencapai target.

"Dan pendorongnya adalah adanya free PPN 10 persen bagi rumah ready yang diberikan pemerintah untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19, dan banyaknya penawaran suku bunga rendah KPR dari perbankan," jelas Sutoto saat ditemui disela open house di CitraLand Utara Surabaya, Minggu (24/10/2021).

Diakui penjualan di tahun 2020 sangat terdampak pandemi covid 19. Sehingga harus mengalami penurunan yang lumayan dibanding tahun 2019.

Namun penjualan di tahun 2021 ini juga masih lebih baik dibanding tahun 2019. "Ada kenaikan sekitar 5-10 persen bila penjualan tahun 2021 dibanding tahun 2019," ujar Sutoto didampingi Hendra Lauw, Associate Director PT Ciputra Development Tbk

Selanjutnya jelang akhir tahun 2021, Sutoto optimis pasar properti akan mengalami peningkatan yang cukup baik. Dan hal itu akan berlanjut hingga tahun 2022.

"Kami melihat dan berharap potensi dan peluang yang bagus di tahun 2022 mendatang. Asalkan penyebaran Covid 19 ini bisa dikendalikan dan tidak adanya peningkatan jumlah penderita yang berdampak pada kebijakan pembatasan," ungkap Sutoto.

Indikator dari membaiknya pasar properti itu adalah kenaikan berbagai harga komoditas Indonesia di pasar global yang diharapkan bisa mengerek ekonomi. Seperti komoditas kelapa sawit, batubara dan aneka tambang lainnya. Termasuk peningkatan permintaan ekspor dari berbagai sektor dari Indonesia.

Bahkan tahun 2022, Sutoto menyebut, pihaknya bersiap mengembangkan proyek baru yang telah disiapkan sejak tahun 2019 lalu. Yaitu pengembangan CitraLand Kedamaian yang ada di wilayah Kabupaten Gresik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved