Breaking News:

Travel

Di Stasiun Madiun, Kini Ada Layanan Rapid Test Antigen Malam Hari untuk Calon Penumpang KA

PT KAI Daop 7 Madiun berikan pelayanan test antigen kepada para pelangganya malam hari hingga dini hari.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa PT KAI Daop 7 Madiun
Calon penumpang KA saat memasuki stasiun dan menunjukkan persyaratan sebelum naik Kereta Api kepada petugas di stasiun 

SURYA.CO.ID, MADIUN- PT KAI Daop 7 Madiun berikan pelayanan test antigen kepada para pelangganya malam hari hingga dini hari.

Layanan tersebut bisa didapatkan di Stasiun Besar Madiun sebagai satu di antara stasiun besar kelas A yang ada di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, dengan bertambahnya frekuensi perjalanan KA dan jumlah penumpang yang naik, maka pelayanan kepada pelanggan atau penumpang juga harus semakin ditingkatkan.

"Mulai Jumat 22 Oktober 2021, di Stasiun Besar Madiun telah membuka layanan tambahan Rapid Test Antigen malam hari setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan jam operasi mulai pukul 23.00 WIB sampai dengan pukul 06.00 WIB dan berlokasi di sebelah timur loket Stasiun," kata Ixfan Hendriwintoko dalam rilisnya, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Pasien Covid-19 Penghuni Isoter di Kampus PGSD UM Kota Blitar Tinggal Satu Orang

Dijelaskan Ixfan, layanan tersebut diberikan khusus bagi pelanggan KA yang telah memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh dengan tarif Rp 45.000.

Sementara untuk pelayanan KA penumpang di Stasiun Besar Madiun pada masa PPKM berjalan fluktuatif karena harus adaptif menyesuaikan kebutuhan dan berdasarkan intruksi PT KAI Pusat Bandung.

"Setidaknya ada sekitar 20 KAJJ (KA Jarak Jauh) yang saat ini sedang dijalankan melintas di Stasiun Besar Madiun. Selama 22 hari mulai tanggal 1 - 22 Oktober 2021, secara umum KAI Daop 7 Madiun telah mengangkut sebanyak 173.405 orang," ucap Ixfan.

Dikatakan Ixfan, jika dirinci untuk volume penumpang naik atau berangkat dari wilah Daop 7 Madiun sebanyak 88.441 orang, dan volume penumpang turun atau datang sebanyak 84.964 orang.
Sedangkan khusus pelanggan yang naik dan turun di Stasiun Besar Madiun selama 22 hari di bulan Oktober 2021 ini berjumlah 20.465 pelanggan.

Dengan rincian untuk penumpang yang naik atau berangkat sebanyak 10.487 atau sekitar 477 Orang perhari, sedangkan untuk penumpang turun atau datang sebanyak 9.978 atau sekitar 454 Orang perhari.

Ixfan menegaskan, KAI selalu memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk naik kereta api.

"Jika pelanggan kedapatan tidak bisa memenuhi yang dipersyaratkan, mohon maaf petugas kami akan melarang naik KA. KAI selalu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dan mendukung sepenuhnya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api," tutur Ixfan.

BACA BERITA NGANJUK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved