Breaking News:

Video - Nggak Kalah dengan Squid Game, di Tulungagung Ada Game Tradisional yang Nyaris Punah

Lomba dengan nama Balung Kawuk Betengan Cup ini digelar untuk melestarikan permainan anak yang nyaris punah ini.

Penulis: David Yohanes | Editor: Rahadian Bagus
SS YouTube surya.co.id/david
Lomba dengan nama Balung Kawuk Betengan Cup ini digelar untuk melestarikan permainan anak yang nyaris punah ini. 

Untuk mengatur pertandingan, panitia membatasi waktu hanya 15 menit saja.

Kemenangan utama ditentukan bagi tim yang bisa merebut benteng lawan.

Jika tidak ada yang berhasil merebut benteng lawan, pemenang ditentukan banyaknya tawanan yang didapat setiap tim, satu tawanan bernilai 5.

Di hari pertama ini ada 10 tim yang bertanding.

Masih menurut Miko, rencananya akan ada perlombaan permainan tradisional lain.

Seperti gobak sodor, cirak dan gatheng.

“Rencananya akan dilakukan rutin, mungkin tiga bulanan,” ucapnya.

Bagi kaum milenial banyak yang masih asing dengan permainan betengan .

Namun bagi warga kelahiran 70-an hingga 70-an, kompetisi ini membangkitkan memori masa kecil.

Permainan ini kerap dimainkan saat menjelang sore atau bahkan saat bulan purnama.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved