Para Pelanggan Cloud dari AWS Sukses Kembangkan Inovasi dan Keberlanjutan Bisnis
Pemanfaatan Cloud untuk pengembangan, inovasi dan keberlanjutan bisnis perusahaan-perusahaan yang menjadi pelanggan pertama AWS di Indonesia.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Pemanfaatan Cloud untuk pengembangan, inovasi dan keberlanjutan bisnis
perusahaan-perusahaan yang menjadi pelanggan pertama AWS di Indonesia, menyatakan teknologi ini telah menjadi kunci pertumbuhan bisnisnya.
Pelanggan itu antara lain adalah Traveloka, Qiscus dan The Body Shop.
Ray Frederick, Chief Technology Officer, Traveloka, mengatakan, transformasi dengan cepat dan intensif adalah cara strategis pihaknya dalam mengantisipasi kebutuhan dan permintaan pelanggan yang terus bertambah dan beragam.
"Transformasi bisnis di Traveloka menjadi mungkin, berkat pemanfaatan Cloud sejak awal Traveloka berdiri," kata Ray, saat virtual media briefing, Selasa (19/10/2021).
Cloud di perusahaan ini diaplikasikan ke dalam dua bidang. Pertama, bagaimana menggunakan data untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengguna.
Kedua adalah bagaimana menggabungkan penggunaan teknologi dan data untuk bereksperimen, berinovasi, dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cepat.
Ray lantas menyontohkan bagaimana Cloud memampukan Traveloka dalam melakukan inovasi layanan sebagai respon cepat mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan baru pelanggan di masa pandemi.
“Selain membawa tantangan dalam bekerja, pandemi juga membawa tantangan terhadap model bisnis Traveloka. Inovasi menjadi keniscayaan, bukan lagi hanya pilihan," beber Ray.
Kemudian juga penjadwalan tes Covid-19, layanan pesan-antar makanan Traveloka Eats, layanan pariwisata virtual Online Xperience, perambahan ke bisnis gaming, dan penyelenggaraan Traveloka Epic Sale dengan melibatkan 54 ribu mitra.
"Kegiatan-kegiatan diatas merupakan contoh inovasi produk dan layanan yang dilakukan oleh Traveloka,” ungkap Ray.
Semua itu didasari layanan cloud. Sebagai contoh, untuk menjawab banyaknya permintaan yang terkonsentrasi pada jam-jam makan tertentu, Traveloka menggunakan teknologi serverless AWS Lambda dan AWS Fargate untuk Traveloka Eats.
Kemudian, di luar waktu sarapan, makan siang, dan makan malam, Traveloka dapat memperkecil skala atau menurunkan kapasitas agar pengeluaran dapat ditekan.
Traveloka juga menggunakan teknologi machine learning.
Kedekatan infrastruktur AWS dengan pelanggannya sekaligus end user akan memperkokoh transformasi digital yang menyeluruh di semua sektor.
Pada kesempatan sama, CEO & Co-Founder Qiscus, Delta Purna Widyangga, juga mengungkapkan peran fundamental Cloud AWS dalam mendukung perkembangan bisnis serta inovasinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/aws-ilustrasi-layanan-cloud.jpg)