Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Ubaya Bantu Warga Desa Bogo Bojonegoro Kembangkan Sentra Kelor

Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Sentra Kelor dan tim Program Wira Desa bantu warga kembangkan sentra kelor di Desa Bogo, Bojonegoro.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin
Foto:dok ubaya
Tim PPDM Sentra Kelor mengajak warga Desa Bogo untuk berlomba menyajikan kreasi menu olahan kelor yaitu mie ayam kelor dan tropical tea kelor di Desa Bogo, Bojonegoro, Sabtu (16/10/2021). 

Disamping itu, mahasiswa yang tergabung BEM dan DPM Fakultas Farmasi UBAYA juga mengikuti Program Wira Desa 2021 untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Desa Bogo, Kabupaten Bojonegoro. 

Tim Program Wira Desa Ubaya terdiri dari Muhammad Dian Wardana Putra sebagai ketua pengusul program, Bayu Anggara Putra, Febe Febrilina Fernanda, Cynthia Natalie Tjendra, Jessica Natalia Kusuma, Ivana Novita, Ni Komang Dian Purnamita Sari, Ni Putu Ardhiani Kencana Putri, Ditha Octaviany Putri dan Dzihni Rihadatul'aisy Ramadhan. 

Kesepuluh mahasiswa ini mendapatkan dana hibah Program Wira Desa 2021 berkat pengajuan proposal kegiatan yang telah mereka rancang bersama. 

Program Wira Desa adalah program yang ditawarkan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kepada organisasi mahasiswa, seperti unit kegiatan mahasiswa atau lembaga eksekutif mahasiswa tahun 2021.

Program tersebut bertujuan mengembangkan soft skill mahasiswa dan menumbuhkan rasa peduli agar lebih aktif berkontribusi pada masyarakat desa.

Ada tiga UKM yang menjadi mitra binaan mahasiswa yaitu Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki, Gubuk Kelor Tanjungwati yang berada di bawah BUMDes Langgeng Makmur, dan Bank Sampah ‘Oma Ijo’ yang dikelola ibu-ibu Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU). 

Pendampingan yang dilakukan tim Program Wira Desa Ubaya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UKM. 

Mahasiswa bertugas membantu Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki dalam pemasaran produk-produk olahan kelor melalui optimalisasi marketing online dengan media sosial dan marketplace. 

Selain itu, mahasiswa juga membantu Gubuk Kelor Tanjungwati dalam pengembangan Taman Dolanan yang merupakan lahan kosong di belakang Gubuk Kelor Tanjungwati. 

Sedangkan untuk Bank Sampah ‘Oma Ijo’, mahasiswa berperan memberikan pelatihan serta edukasi dalam memilah sampah organik dan anorganik. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved