Breaking News:

Berita Blitar

Hebatnya Warga Blitar Ini, Sendirian Menopang Truk Kayu Sengon Ratusan Kilogram agar Tidak Terguling

sopir truk itu menyadari bahwa kendaraannya tak kuat menanjak dan hampir ambruk, karena saat itu posisinya sudah miring ke kiri.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Truk bermuatan kayu tampak hampir terguling di tikungan menanjak di dekat Jembatan Tuwuh, Desa Babadan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jumat (15/10/2021). Hebatnya, sang sopir berhasil menyelamatkan diri. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Tidak ada orang yang mampu menahan badan truk puluhan ton, apalagi membawa muatan, agar tidak ambruk. Tetapi warga Kabupaten Blitar bernama Mukarim (42) ini bisa sendirian mencegah truk bermuatan ratusan kayu sengon ambruk saat tidak kuat menanjak di jalur Blitar-Malang, Jumat (15/10/2021).

Aksi heroik Mukarom itu ditunjukkan saat truk nopol AG 9745 KH yang bermuatan 480 batang kayu sengon berukuran masing-masing 2 meter, mendadak miring saat menanjak di jalan menikung di dekat Jembatan Tuwuh, Desa Babadan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Mukarom yang juga sopir truk itu menyadari bahwa kendaraannya tidak kuat menanjak dan hampir ambruk, karena saat itu posisinya sudah miring ke kiri.

Seperti reflek, Mukarom yang panik langsung keluar dari kabin kemudi dan melompat ke jalan. Karena saat itu ia merasakan badan truk sudah sangat miring karena kelebihan muatan dan segera ambruk.

Tetapi Mukarom bertindak heroik. Setelah keluar dari kabin kemudi, Mukarom tidak lantas lari dan membiarkan truknya ambruk. Warga Dusun Sidoasri, Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari itu malah mencari benda apa pun untuk menahan bak truk yang miring.

Beruntung ia menemukan sebatang bambu di sisi jalan, dan langsung dipakai menopang sisi kiri bak truknya. Ajaib, aksi sigap Mukarom itu berhasil.
Badan truk tidak jadi ambruk ke kiri, namun hanya tertahan dalam posisi miring sekitar 45 derajat di tikungan sehingga menjadi perhatian para pengendara lain.

Truk berhasil ditahan dengan batang kayu yang dipasang Mukarom secara darurat. Aksi Mukarom membikin warga dan beberapa pengendara tercengang, karena ia bertindak nekat namun sigap dan tepat agar truknya tidak ambruk.

"Kalau saya nggak nekat tadi, saya nggak tahu apa yang terjadi. Mungkin truk sudah ambruk," tutur Mukarom yang ditemui di TKP.

Sebelum atraksi kecepatan dipadukan kenekadan itu terjadi, Mukarom menuturkan bahwa ia sedang dalam perjalanan mengangkut kayu sengon dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, menuju pabrikTulunganggung.

Tempat kejadian dengan lokasi pengambilan kayu itu sekitar 7 KM. "Memang, jalannya naik lalu menikung tajam ke kiri sehabis melewati jembatan itu," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved