Breaking News:

Berita Lumajang

Kisah Nelayan di Pasirian Lumajang, Melawan Ganasnya Ombak Berburu Kerang Simping

Kerang simping ini hidupnya menempel di bebatuan. Saat mencari kerang simping, nelayan membekali dirinya dengan sebilah sabit.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/tony hermawan
Anak-anak nelayan memburu kerang simping di sekitaran Pantai Watu Pecak, Selasa (12/10/2012). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Suasana pantai selatan di wilayah Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Selasa (12/10/2021) sore terlihat ramai.

Ratusan nelayan yang biasa melaut mencari ikan, kini mencari kerang simping di tepi pantai.

Kerang simping ini hidupnya menempel di bebatuan.

Saat mencari kerang simping, nelayan membekali dirinya dengan sebilah sabit.

Di punggungnya ada karung yang dimodifikasi menjadi tas.

Para nelayan mencari kerang di sela-sela bebatuan, melawan ganasnya ombak pantai selatan.

Setelah menemukan batu-batu yang ditempeli kerang, nelayan kemudian menggotongnya ke bibir pantai.

Baca juga: Persebaya Surabaya Hadapi Tantangan Berat di BRI Liga 1 2021 Seri Kedua

Nelayan melepas kerang dari batu menggunakan sabit, lalu mengumpulkannya ke dalam karung.

Bahrul seorang nelayan mengatakan, kerang simping memiliki rasa cukup nikmat. Tekstur dagingnya lembut dan padat.

Biasanya, hasil buruan kerang simping dibawa ke rumah untuk dikonsumsi oleh keluarganya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved