Breaking News:

Berita Malang Raya

Gencarkan Pendataan Lansia di Kota Malang untuk Vaksinasi Covid-19

Polresta Malang Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Malang target menuntaskan vaksinasi covid-19 untuk lansia di sisa tahun 2021.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Foto Ilustrasi, vaksin covid-19 yang disiapkan untuk lansia dan pra lansia 

SURYA.CO.ID, MALANG - Polresta Malang Kota menggencarkan pendataan lansia untuk vaksinasi Covid 19.

Hal itu dilakukan, untuk mengejar herd immunity di wilayah Kota Malang.

Polresta Malang Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Malang target menuntaskan vaksinasi covid-19 untuk lansia di sisa tahun 2021.

Setidaknya, sudah tercatat sebanyak 13.112 lansia dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, jumlah tersebut didapatkan dari hasil penelusuran Bhabinkamtibmas dan Kapolsek di masing-masing kelurahan dan kecamatan.

"Dari jumlah 13.112 lansia, sebanyak 12.595 lansia berada di wilayah Kecamatan Sukun. Untuk Kecamatan Kedungkandang, tercatat ada 380 lansia, Kecamatan Blimbing 42 lansia, Kecamatan Klojen 37 lansia dan Kecamatan Lowokwaru tercatat ada 58 lansia," ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi lansia, Polresta Malang Kota bersama Dinkes Kota Malang serta bantuan dari berbagai kampus di Malang, akan menyasar tingkat kelurahan maupun kecamatan secara door to door.

Tidak hanya itu, Polresta Malang Kota juga akan mengerahkan mobil vaksinasi drive thru dalam proses vaksinasi lansia tersebut.

"Data dan jumlah lansia itu masih sementara, karena masih akan terus berubah, sesuai pembaruan informasi dari Bhabinkamtibmas dan Kapolsek jajaran. Harapannya, kami bisa menuntaskan sekitar 50-70 persen dari total keseluruhan," jelasnya.

Pria yang akrab disapa BuHer ini menerangkan, pihaknya juga telah mengantisipasi adanya warga lansia yang terkendala dengan penyakit komorbid.

"Untuk hal ini, nanti akan tetap kami data dan akan kami berikan surat keterangan, karena sudah pernah mengikuti vaksinasi meski harus terkendala adanya komorbid dan alergi terhadap obat-obatan tertentu," tambahnya.

Selain lansia, pendataan juga dilaksanakan untuk para tunawisma.

Kendalanya adalah mereka ada di saat malam hari dan tidak boleh berpindah tempat, untuk mempermudah petugas melakukan vaksinasi.

"Kami akan terus pantau dan lakukan pendataan. Kami perlu mengantisipasi kerusakan vaksin, akibat terlalu lama dibuka lebih dari enam jam dan tidak segera disuntikkan," terangnya.

BuHer berharap di sisa tahun 2021 ini, target penuntasan vaksinasi di Kota Malang sudah berada di atas angka 90 persen untuk dosis pertama.

"Begitu juga diikuti peningkatan persentase dari penyaluran vaksin dosis dua, bisa mencapai angka 70 persen atau lebih," pungkasnya.

BACA BERITA MALANG RAYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved