9 Juta Data BLT BPJS Ketengakerjaan Dihapus, Mensos Temukan Keluarga Menteri dan PNS Dapat Bantuan
Terkait pembagian BLT BPJS Ketenagakerjaan, Mensos Risma menemukan sekira 9 juta data yang ternyata dimiliki oleh anggota keluarga menteri hingga PNS.
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
Ia mengatakan, ada 9 juta data yang dihapus yang terdiri data ganda sebanyak 2.584.495 jiwa, data meninggal 434.835 jiwa, data mutasi sebanyak 833.624 jiwa dan data tidak masuk DTKS dan tidak padan dengan data dukcapil 5.882.243 jiwa.
"Nah ini diusulkan untuk dihapus, sesuai permensos yang baru kita hapus," ujarnya.
"Yang tidak padan dengan data dukcapil itu kita kembalikan ke daerah. Nanti kalau dia padan dukcapil, dia (daerah) bisa mengusulkan," sambungnya.
Lebih lanjut, Risma mengatakan, saat ini masih ada kuota kosong 9 juta untuk penerima PBI-JK. Oleh karenanya, daerah diharapkan dapat melakukan perbaikan data dan kembali mengusulkan PBI-JK kepada Kemensos.
"Banyak yang kemarin pada waktu Covid-19, daerah itu mengusulkan karena enggak mampu bayar, tapi diusulkan kepada pemerintah pusat karena dianggap mampu daerah bisa mengusulkan lewat itu," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/aditya-halindra-faridzky-bersama-mensos-risma.jpg)