Rabu, 15 April 2026

Berita Lifestyle

Perpaduan Kebaya Kutu Baru Modern dan Batik Pekalongan Ala Desainer Eko Rudianto

Ia hanya menambahkan motif daun dan bunga di bagian tengah kebaya serta bros untuk menambah tampilan kebaya lebih cantik.

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Kebaya modern bermodel kutu baru yang dipadukan dengan batik Pekalongan karya Desainer Eko Rudianto. 

“Warna dominan putih dengan aksen pink soft ini membuat si pemakai terlihat lebih bersih. Apalagi kulit model termasuk yang light ya. Cocok dengan usianya yang masih remaja, terlihat tidak berat,” paparnya.

Eko Rudianto mengombinasikan kebaya kutu baru tersebut dengan veil yang dikaitkan pada gelungan rambut belakang.

Veil yang terbuat dari kain tile berhias brokat pada ujung-ujungnya membuat look yang lebih anggun dan luwes.

“Veilnya pilih warna putih dengan brokat di bagian tepi. Panjang menjuntai sampai bawah untuk menambah kesan luwes. Tidak terlalu formal karena pakai atasan kutu baru. Terlihat cantik juga,” ia menguraikan.

Menambah kesan elegan pada kebayanya, Eko Rudianto memilih batik Pekalongan untuk dijadikan bawahan.

Batik berwarna dasar biru tua dengan motif bunga lbar berwarna hijau serta perpaduan beberapa motif lain berwarna cokelat dipilih karena menurutnya paling cocok.

“Batik Pekalongan ini menurut saya unik ya motifnya beragam, bisa mengimbangi kebaya modern yang minimalis. Kemudian kenapa kok batik karena ingin memperkenalkan keunikan yang dimiliki kain adat di daerah kita,” ungkapnya.

“Nantinya busana ini kan dibawa ke kancah nasional. Jadi supaya masyarakat dari berbagai daerah mengenal warisan budaya yang dimiliki sangat beragam. Melestarikan budaya lokal juga,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Runner Up 1 Puteri Remaja Jatim Devina Helmalia Latiefah (17) yang ingin membawa budaya lokal seperti batik dan kebaya ke kancah nasional.

Gadis yang akrab disapa Lily tersebut mengatakan, ia tertarik dengan busana-busana karya Eko Rudianto karena unik.

“Kebaya kombinasi batik Pekalongan ini bagus dan unik jika di bawa ke kancah nasional. Sebenarnya ada tiga busana, 2 gaun dan satu kebaya. Bagus semua tapi paling berkarakter yang kebaya ini,” jelas Lily.

Menurutnya, membawakan kebaya berpadu kain batik bisa membuatnya semakin bangga akan keanekaragaman budaya lokal.

“Merasa ada yang beda saat memakai busana ini. Ada cita rasa yang gimana gitu. Motif dan konsep busananya juga pasti berbeda dari yang lain,” pungkas remaja yang kini menyandang gelar Puteri Remaja Pariwisata Jatim tersebut.

BACA BERITA LIFESTYLE LAINNYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved