OTT KPK di Probolinggo

Isi Maklumat MUI Probolinggo Soal Penangkapan Bupati Puput Tantriana dan Suami, Eks Rival Bersuara

Ditangkapnya Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suami yang juga anggota DPR RI Hasan Aminuddin, ditanggapi Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Editor: Musahadah
Tribunnews/Irwan Rismawan
Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin bersama 8 orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus jual beli jabatan di Pemkab Probolinggo. MUI Probolinggo keluarkan maklumat. 

Namun, ia tak menyebut dengan rinci ruang apa yang dituju KPK. Sesuai petunjuk di lift, di lantai 2 terdapat ruangan Bupati Probolinggo.

"Tim KPK datang ke kantor pemkab. Geledah, tetapi tidak ada yang dibawa," katanya, Kamis (2/9/2021).

Ia menyebut, penggeledahan dilakukan tak sampai satu jam.

Berdasar pantauan SURYA.CO.ID di lokasi, tim KPK keluar dari lobi Kantor Pemkab Probolinggo sambil membawa satu kardus bekas kemasan air mineral dan dua koper berwarna kuning dan hitam.

Seorang polisi bersenjata lengkap turut melakukan penjagaan.

Salah seorang anggota Tim KPK belum bisa menjelaskan perihal penggeledahan yang dilakukan.

"Wawancaranya langsung dengan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri," katanya singkat.

Tim KPK saat menggeledah di rumah pribadi Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari di Jalan A Yani, Kamis (2/9/2021).
Tim KPK saat menggeledah di rumah pribadi Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari di Jalan A Yani, Kamis (2/9/2021). (surya.co.id/danendra kusumawardana)

Tak hanya di Kantor Pemkab Probolinggo, Tim KPK juga melakukan penggeledahan di rumah Bupati Puput Tantriana Sari di Jalan Ahmad Yani, Kota Probolinggo. Lengkap

Ada tiga rombongan mobil tim KPK yang datang ke rumah Tantri, Sapaan Bupati Probolinggo.

Saat penggeledahan, tampak sejumlah orang mengenakan rompi bertuliskan KPK.

Selain itu, juga ada petugas kepolisian bersenjata lengkap melakukan penjagaan di sekitar lokasi.

Tim KPK meninggalkan rumah pribadi Bupati Puput Tantriana Sari di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo sekitar pukul 19.27 WIB.

Sementara, total ada lima koper yang dibawa oleh tim KPK dari dalam rumah bupati.

Satu unit koper pertama berjumlah dibawa ke dalam mobil pada pukul 17.45 WIB.

Pada permukaan koper warna hitam ini terdapat stiker bertuliskan "disegel KPK".

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved