Berita Mojokerto

Tiga Pemuda Diduga Terlibat Pengeroyokan di Long Storage Mojokerto Ditangkap Polisi

Ketiga terduga pelaku sudah ditangkap namun masih ada satu pelaku buron dan terkait kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Mojokerto

surya/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi pelaku pengeroyokan 

SURYA.CO.ID. MOJOKERTO - Anggota Unit Reskrim Polsek Mojosari menangkap tiga orang pemuda diduga terlibat pengeroyokan yang berujung penganiayaan di Bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi mengatakan pihaknya mengamankan tiga orang pemuda terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan dua korban yakni AND dan ENK warga Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo mengalami luka-luka pada bagian kepala.

"Ketiga terduga pelaku sudah kita tangkap namun masih ada satu pelaku buron dan terkait kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Mojokerto," jelasnya, Senin (30/08/2021).

Heru menjelaskan pengeroyokan terjadi di Bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (29/08/2021).

Saat itu, kedua korban AND dan ENK yang merupakan kakak beradik ini melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 17.00 WIB.

Mereka berhenti di sisi jalan hendak putar balik.

Di saat bersamaan sekelompok pemuda bermotor nongkrong di lokasi tersebut.

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Pelajar di Kota Malang akan Divaksin Covid-19 Mulai Hari Ini

Tiba-tiba seorang pemuda itu menghampiri kedua korban dan memukul secara berulang kali di bagian kepala.

"Jadi korban mengendarai motor hendak putar balik ada satu pemuda yang menghampiri langsung memukul akhirnya yang lain ikut memukul korban," ucap Heru.

Heru menyebut pemicu penganiayaan sepele yakni diduga karena suara knalpot motor bising yang dikendarai korban.

Selain itu, pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras kondisi mabuk.

"Dugaan sementara kemungkinan pelaku mabuk namun untuk memastikan itu masih dilakukan proses penyidikan," terangnya.

Ditambahkannya, seorang korban menderita luka sobek di bagian kepala akibat penganiayaan tersebut.

Adapun barang bukti diamankan yaitu baju korban yang tedapat bercak darah.

"Kami mengamankan barang bukti baju yang pakai korban ada bercak darah," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi tawuran sekelompok pemuda yang sempat terekam kamera tersebut viral setelah videonya diunggah warganet di media sosial Facebook.

Aksi sekelompok pemuda yang beramai-ramai mengeroyok korban itu patut disayangkan apalagi mereka menimbulkan kerumunan dalam situasi Pandemi Covid-19.

BACA BERITA MOJOKERTO LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved