Berita Surabaya
SD dan SMP di Kota Surabaya Bisa PTM Awal September, Maksimal 25 Persen
Pemkot Surabaya rencananya mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pekan depan, Senin (6/9/2021).
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
“Jadi, siswa yang berada di rumah masih tetap bisa mengikuti pembelajaran secara daring,” imbuhnya.
Oleh karenanya, pihak sekolah juga harus memiliki panduan pembelajaran secara hybrid.
Pembelajaran bisa diikuti secara daring ataupun luring.
Apabila jadi digelar, PTM harus benar-benar melaksanakan aturan.
Pihaknya mewanti-wanti siswa untuk tidak melanggar prokes sesuai aturan yang ditetapkan.
“Jika itu (pelanggaran) terjadi, maka izin sekolah untuk PTM dicabut. Itu menjadi tanggung jawab saya,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Surabaya memastikan mayoritas sarana dan prasarana PTM di sekolah siap.
Sekalipun demikian, pihaknya juga mengingatkan sekolah untuk memenuhi penunjang lainnya seperti vaksin bagi guru dan telah memiliki izin orang tua.
“Insya Allah semuanya sudah siap. Terpenting, wali murid memberikan surat pernyataan yang memperkenankan anaknya mengikuti PTM,” kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Supomo.
Sedangkan untuk PTM di jenjang SD, hanya akan diikuti oleh siswa kelas enam. Mengingat, siswa tersebut dinilai bisa disiplin prokes.
“Ini bentuk kehati-hatian kita semua agar kemudian pembelajaran ini bisa benar-benar menerapkan prokes secara ketat, tidak ada satupun yang kemudian abai atau bahkan melanggar daripada prokes yang sudah kita rancang,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/simulasi-pembelajaran-tatap-muka-ptm-di-kota-surabaya.jpg)