Berita Bangkalan
Unesa Gandeng PSSI Bangkalan Tingkatkan Kompetensi Pengurus dan Pelatih Sepak Bola Usia Muda
Eksistensi sepak bola di Bangkalan pernah mencapai puncak dengan klub kebanggaan Perseba yang mampu menembus jajaran klub elit nasional
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Sebanyak 25 pelatih dan pengurus aktif di lingkungan PSSI Kabupaten Bangkalan berkesempatan mendapatkan teori dan praktik tentang manajemen dan metode melatih pemain sepakbola usia muda selama dua hari, 28-29 Agustus 2021.
Dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, Universitas Surabaya (Unesa) mengandeng Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan.
Pemaparan teori dilangsungkan di Aula Dispora Kabupaten Bangkalan pada Sabtu (28/8/2021).
Sedangkan kegiatan praktik diperagakan di lapangan sepakbola SMP Negeri 1 Socah, Kampung Kencur, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Minggu (29/8/2021).
Ketua Pelaksana PKM Unesa, Dr Imam Syafii, MKes mengungkapkan, upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pembinaan sepakbola usia muda direspon baik oleh Dispora, PSSI Bangkalan, serta praktisi di lapangan.
“Dipilihnya Bangkalan sebagai mitra kerja karena sepakbola di Bangkalan sangat membutuhkan sentuhan untuk peningkatkan kompetensi di kalangan pengurus maupun pelatihnya,” ungkap pria yang dikenal sebagai penggiat sepakbola usia muda asal Desa Jaddih itu kepada SURYA.co.id.
Baca juga: Cerita Cewek yang Nyaris Dijambret di Halte Bus Kota Surabaya, Sempat Terjerembab ke Aspal
Imam menjelaskan, materi yang diberikan kepada para peserta meliputi manajemen pengelolaan Sekolah Sepak Bola (SSB), Metode Melatih untuk anak usia muda, dan cara melakukan tes serta pengukuran untuk mengevaluasi hasil latihan yang diberikan pelatih.
“Materi yang kami sampaikan mengarah kepada hal-hal yang bersifat fundamental untuk pengelolaan dan pelatihan bagi pesepakbola usia muda. Dengan demikian peserta memiliki bekal yang bisa diterapkan sesuai dengan perannya di lapangan,” pungkas pendiri Bangkalan Soccer Academy itu.
Plt Kepala Dispora Kabupaten Bangkalan, Rudiyanto mengatakan, sentuhan melalui teori dan praktik dalam upaya peningkatkan kompetensi di kalangan pengurus maupun pelatih sepakbola sangatlah penting.
Apalagi saat ini Bangkalan tengah serius mempersiapkan kontingen untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022.
“Semoga kerjasama seperti ini juga terjalin dengan cabang olahraga yang lain. Kami menyambut baik dan harus memfasilitasi mengingat kegiatan ini sangat bermafaat untuk peningkatan kualitas para pelaku sepakbola di Bangkalan. Terima kasih kepada Unesa yang telah memilih Bangkalan dalam program PKM,” ungkap Rudi.
Sekadar diketahui, eksistensi sepak bola di Bangkalan pernah mencapai puncak dengan klub kebanggaan Perseba yang mampu menembus jajaran klub elit nasional ketika berlaga di Divisi Utama pada era 1970-an.
Potensi Bangkalan mengulang masa kejayaan Perseba sangat terbuka lebar.
Selain dukungan Stadion Gelora Bangkalan (SGB), kini telah bermunculan SSB-SSB bahkan Bangkalan kerap menjadi tuan rumah ajang festival sepak bola usia dini berskala nasional di SGB yang diinisiasi Bangkalan Soccer Academy (BSA).
Baru-baru ini, kerinduan puluhan pegiat sepakbola di Bangkalan ditumpahkan dalam sebuah sarasehan bertajuk ‘Membangun Sepakbola Bangkalan Menjadi Lebih Baik’ di Pendapa Agung, Minggu (9/12/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pengurus-aktif-di-lingkungan-pssi-kabupaten-bangkalan.jpg)