Selasa, 5 Mei 2026

Sosok Basri Eks Pentolan Teroris MIT Poso yang Serukan Ali Kalora Cs Menyerah: 'Saya Tanggung Jawab'

Berikut ini profil dan biodata Basri, teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang meminta Ali Kalora dan teman-temannya menyerahkan diri. 

Tayang:
Editor: Musahadah
Kolase Istimewa/Tribun Manado dan KOMPAS.com/MANSUR
Basri (kanan) Rekan Ali Kalora yang Diringkus Satgas Tinombala. Profil dan biodatanya ada di artikel ini 

Pada 2008, dia ditangkap dan divonis hukuman penjara selama 19 tahun.

Basri sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Ampana, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah pada 2013.

Dalam pelariannya, Basri sempat bergabung dengan kelompok MIT yang dipimpin Santoso.

Pada tanggal 18 Juli 2016, Santoso tewas dan Basri berhasil kabur saat mereka dikepung oleh pasukan Satgas Tinombala.

Basri kemudian diduga menggantikan posisi Santoso sebagai pemimpin di kelompok MIT bersama dengan Ali Kalora.

Basri bersama istrinya ditangkap tanpa perlawanan dan menyerahkan diri kepada pasukan Satgas Tinombala pada tanggal 14 September 2016.

Setelah Basri ditangkap oleh Satgas Tinombala, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menetapkan Ali Kalora sebagai target utama dari Operasi Tinombala.

Dan kini, Ali Kalora menjadi pimpinan MIT dan tengah diburu oleh pasukan gabungan TNI-Polri

Mereka diduga membantai 4 warga dan membakar rumah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020).

Diburu 3 Jenderal

Kapolda Sulteng Irjen  Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso saat memberi keterangan pers terkait tewasnya dua DPO MIT pimpinan Ali Kalora, Selasa (2/3/2021). Setelah kontak senjata dengan Satgas Madago Raya, kelompok Ali Kalora cs makin terdesak.
Kapolda Sulteng Irjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso saat memberi keterangan pers terkait tewasnya dua DPO MIT pimpinan Ali Kalora, Selasa (2/3/2021). Setelah kontak senjata dengan Satgas Madago Raya, kelompok Ali Kalora cs makin terdesak. (KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATI)

Kabar terbaru sisa-sisa anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora kini sedang diburu tiga jenderal dari TNI-Polri.

Bahkan, salah satu dari ketiga Jenderal tersebut ada yang sudah lama berkarier di Kopassus.

Tiga jenderal dari TNI-Polri tersebut bersama-sama turun tangan langsung ke lapangan bersama anak buahnya mengejar Ali Kalora Cs.

Mereka adalah Komandan Korem 132/Tadulako, Brigadir Jenderal TNI Farid Makruf yang lama berkarir di Kopassus, Kepala Polda Sulawesi Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso, serta Kepala Operasi Satuan Tugas Madago Raya, Brigadir Jenderal Polisi Reza Arief Dewanto.

Dengan menunggangi sepeda motor trail, tiga jenderal itu turut dalam operasi bersama anak buahnya dari Pos Komando Taktis Desa Tokorondo, Kabupaten Poso.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved