Breaking News:

Berita Kota Malang

Perceraian di Kota Malang Tinggi Selama Pandemi Covid 2021, Ada 1.391 Gugatan Cerai, Ini Penyebabnya

Selama pandemi 2021, pada rentang waktu Januari-Juli, perceraian di Kota Malang, Jawa Timur meningkat, ada 1.391 pengajuan gugatan cerai.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Iksan Fauzi
TribunPalu.com
Ilustrasi perceraian di Kota Malang tinggi dalam rentang waktu tujuh bulan ini. 

SURYA.co.id | KOTA MALANG - Selama pandemi 2021, pada rentang waktu Januari-Juli, perceraian di Kota Malang, Jawa Timur meningkat, ada 1.391 pengajuan gugatan cerai.

Beberapa penyebab perceraian di Kota Malang diungkap oleh pihak Pengadilan Agama. Di antaranya, ketahuan zina, mabuk, narkoba dan judi.

Jumlah perceraian rentang waktu tujuh bulan di tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Dimana pada periode Januari-Juli 2020, Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada 1.179 kasus perceraian.

Artinya, ada peningkatan sebanyak 212 kasus perceraian di tahun 2021 ini.

Panitera Pengadilan Agama Kota Malang, Drs. Chafidz Syafiuddin mengatakan, perceraian memang kerap terjadi dan penyebabnya dari berbagai faktor.

"Tapi, adanya peningkatan ini kemungkinan karena juga tercampur dengan kasus tahun sebelumnya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (23/8/2021).

Dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti, atas terjadinya peningkatan kasus perceraian itu.

"Karena PA hanya menangani kasusnya, dan kami sifatnya pasif tidak bisa mengintervensi," tambahnya.

Dirinya mengungkapkan, ada beberapa penyebab perceraian.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved