Breaking News:

TNI AD dan Pasukan Amerika Unjuk Kekuatan Alutsista di Garuda Shield, Ada Helikopter Apache & Roket

TNI AD dan pasukan Amerika unjuk kemampuan Alutsista dalam latihan bersama Garuda Shield. Ada Helikopter Apache hingga Roket.

kodiklat-tniad.mil.id
TNI AD dan Pasukan Amerika Unjuk Kekuatan Alutsista di Garuda Shield 

Selain itu dilibatkan juga Meriam KH 178 milik TNI AD dan M 119 US Army sebagai tembakan konsolidasi.

Setelah bantuan tembakan diberikan maka dengan gerakan taktis satu Batalyon Infanteri menyerang sasaran dengan formasi dua kompi pasukan Infanteri TNI AD dan satu Kompi US Army didukung oleh satu Kompi Bantuan yang terdiri dari gabungan pasukan kedua Angkatan Darat.

Dalam serangan ini pun pasukan Infanteri kedua negara mengkombinasikan serangan dengan menggunakan senjata perorangan dan senjata kelompok seperti mortir 60 mm, 81mm dan 120 mm serta Senapan Mesin Ringan (SMR).

Dari Latma terbesar yang pernah diselenggarakan antara TNI AD dan US Army ini terlihat jelas bahwa kemampuan manuver prajurit dan alutsista TNI AD di medan latihan dapat mengimbangi pasukan dengan kekuatan militer terbesar di dunia tersebut.

Profesionalitas prajurit TNI AD dan pasukan dari 25th Infantry Division US Army yang terdeskripsikan dalam pelaksanaan latma ini menunjukkan bahwa kedua kekuatan Angkatan Darat siap menjaga kedaulatan masing-masing negara di kawasan Indo Pasifik.

Serangan Taktis TNI AD-US Army dalam Garuda Shield

Kronologi Serangan Taktis TNI AD-US Army dalam Garuda Shield
Kronologi Serangan Taktis TNI AD-US Army dalam Garuda Shield (kodiklat-tniad.mil.id)

Sebelumnya, Letjen TNI AM Putranto menyaksikan langsung jalannya Garuda Shield di Pusat Latihan Tempur Darat Kodam VI/Mlw. Senin (9/8/2021).

Para prajurit TNI AD dan angkatan darat Amerika Serikat atau US Army tampak melakukan serangan taktis dalam latihan tersebut.

Melansir dari laman kodiklat-tniad.mil.id, Garuda Shield yang dilaksanakan di wilayah Amborawang, Kalimantan Timur menitikberatkan pada pelaksanaan operasi pendaratan pantai (beach landing) yang dilaksanakan di pantai Tanah Merah Amborawang.

TNI AD yang terdiri dari 120 personel Batalyon Raider 600/Modang bersama-sama dengan 86 prajurit US Army dari 25th Infantry Division sebelumnya bertolak dari pelabuhan Semayang Balikpapan menggunakan dua unit Landing Craft Utility (LCU) menuju wilayah perairan pantai tanah merah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved