Berita Kediri
Suami Bunuh Istri Saat Malam 1 Suro di Kediri, Warga Ungkap Keanehan dan Reaksi Ibu yang Janggal
Ada keganjilan dalam kasus pembunuhan seorang istri oleh suami di Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Musahadah
Korban kemudian dibawa oleh pihak keluarga ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi dan autopsi.
"Kemudian dari hasil autopsi ada indikasi korban pembunuhan. Kemudian diintegrasi dengan pihak kepolisian akhirnya dia (pelaku) mengakui perbuatannya," jelas Kades Wonojoyo Gurah Kediri.
Di bagian lain, Ainun, sang suami ngotot kalau istrinya tewas bunuh diri.
Tim inafis Polres Kediri lalu melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan penyebab kematian korban.
Hasil identifikasi yang dilakukan Inafis Polres Kediri menyebutkan bahwa korban meninggal dalam keadaan tidak wajar karea ditemukan sejumlah luka sayatan pada tangan korban.
Selain itu juga terdapat luka di bagian dada atau perut korban, kemudian luka memar di leher hingga bagian pangkal paha kaki kanan.
Kecurigaan kepolisian juga semakin besar, ketika melihat banyak ceceran darah di sejumlah alat atau benda tajam yang ditemukan di dekat rumah korban.
Benda tajam yang ditemukan ini adalah pisau dapur, cangkul dan gergaji besi yang semuanya terdapat bercak darah.
Lantas pihak Satreskrim Polres Kediri kembali melakukan proses interogasi kepada ANH.
Gelagat mencurigakan kemudian keluar saat ANH menyampaikan alur cerita tewasnya istrinya yang semula dikatakan bunuh diri.
Hingga akhirnya Buser Satreskrim Polres Kediri menanyakan bekas luka yang ada di tangan ANH.
"Luka ini kenapa," tanya penyidik yang menginterogasi.
Dari luka yang ditunjuk penyidik, ANH gelagapan dan mengatakan Anu...anu...
Dari pendekatan yang dilakukan penyidik, ANH akhirnya mengakui jika istrinya dihabisi.
Luka di bagian tangan ANH karena dicakar oleh istrinya saat mencekik lehernya.