Selasa, 5 Mei 2026

Sumber Multivitamin

Makanan Sumber Mutivitamin Wajib Dikonsumsi Agar Cepat Sembuh dari Covid-19, Mudah Didapat

Berikut ini sumber multivitamin yang mudah didapatkan dan wajib dikonsumsi agar terhindar dari penyakit atau cepat sembuh dari Covid-19.

Tayang:
Editor: Iksan Fauzi
Sajian Sedap
Ilustrasi makanan sumber multivitamin yang wajib dikonsumsi bagi pasien tepapar Covid-19. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Berikut ini sumber multivitamin yang mudah didapatkan dan wajib dikonsumsi agar terhindar dari penyakit atau cepat sembuh dari virus corona atau Covid-19. 

Sumber makanan mengandung multivitamin tersebut ada di sekitar kita dan bisa dibeli di pasar tradisional atau supermarket. 

Dengan mengonsumsi multivitamin itu, pasien Covid-19 mendapatkan imun untuk melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Menurut dr Nina Mariana Sp FK, ada beberapa jenis vitamin yang perlu didapatkan untuk menguatkan imun selama pandemi Covid-19.

Jenis vitamin ada berbagai macam dan memiliki manfaat masing-masing. Antara lain, vitamin A dan C. Vitamin ini kata dr Nina dapat mencegah virus masuk.

Vitamin D dapat mengatur pertumbuhan sel, termasuk dalam daya tahan tubuh, dan menekan pengeluaran cytokin inflamasi.

Sedangkan vitamin E dapat menjadi antioksidan, mengurangi radang. Serta meningkatkan respons imun, dan menghambat agregasi trombosit.

Baca juga: 5 Makanan Sumber Vitamin D yang Murah dan Mudah Didapat, Serta Waktu Berjemur Sesuai Anjuran

"Jadi kekurangan salah satu dapat menurunkan kekebalan tubuh dan meningkatkan kerenrana infeksi virus. Di sisi lain, dapat mperlambat pemulihan setelah infeksi," ungkapnya pada siaran Radio Kesehatan, Senin (2/8/2021).

Untuk mendapatkannya tidak lah sulit. Dr Nina menyarankan untuk mendapatkan multivitamin secara alami yaitu makanan, buah dan sayur mayur.

Misalnya vitamin B bisa didapatkan dari sayur mayur, ragi, kuning telur, dan sebagainya.

Kemudian pada vitamin C, dapat bersumber dari sayur dan buah buahan. Seperti jeruk, jambu, tomat, paprika, dan lain-lain.

Sedangkan pada Vitamin A lebih banyak berasal dari hewan di antaranya seperti mentega, telur, hati dan daging.

Untuk vitamin D bisa didapat lewat konsumsi ikan, telur, susu, hati jamur dan lainnya.

Namun, vitamin D juga dapat diterima dari paparan matahari. Dimana ada meningkatkan kadar renin, zat tersebut dapat mengubah vitamin D dalam tubuh.

"Vitamin E juga bisa didapat dari telur, daging, kacang-kacangan, selada dan bayam, aneka makanan. Tentunya bukan vitamin, ada mineral juga yang didapatkan sumber makanan tersebut," ujarnya.

5 sumber vitamin D mudah didapat

sementara itu, vitamin D menjadi salah satu asupan penting bagi tubuh, terlebih bagi pasien Covid-19.

Sudah ada sejumlah penelitian yang membuktikan vitamin D dapat mencegah angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

Hal ini seperti yang diucapkan oleh Henry Suhendra, Founder Vitamin D Society melalui kanal YouTube Tribunnews (grup SURYA.co.id).

"Banyak sekali jurnalnya, banyak sekali penelitian mengenai efektif kegunaan vitamin D untuk mencegah angka kesakitan dan angka kematian karena Covid," kata dr Henry.

"Kalau mau buka jurnal, itu sudah ada penelitian di India, Spanyol, Amerika," lanjutnya

Adapun vitamin D bisa didapatkan melalui beberapa cara, di antaranya melalui makanan, suplemen, dan cahaya matahari.

Berikut sejumlah makanan sumber vitamin D yang relatif terjangkau dan mudah didapatkan dilansir dar Kompas.com 10 Makanan yang Mengandung Vitamin D Tinggi

1. Kuning Telur

Telur menjadi makanan yang sangat dianjurkan bagi pasien Covid-19.

Putih telur merupakan sumber protein, sedangkan kuning telur mengandung lemak, vitamin, dan mineral.

Satu kuning telur dilaporkan bisa mengandung 37 IU vitamin D atau sanggup mencukupi kebutuhan vitamin D harian hingga 5 persen.

Namun, kadar vitamin D dalam kuning telur bisa berbeda-beda, tergantung pada paparan sinar matahari pada indukan ayam dan kandungan vitamin D dari pakan ayam.

Ketika diberi pakan yang sama, ayam yang dibiarkan berkeliaran di luar atau di bawah sinar matahari bisa menghasilkan telur dengan kandungan vitamin D lebih tinggi 3-4 kali lipat dibanding telur dari ayam yang hanya dikandangkan.

Selain itu, telur dari ayam yang diberi pakan kaya vitamin D dapat memiliki hingga 6.000 IU vitamin D per kuning telur.

Jadi, memilih telur dari ayam yang diternakkan di luar kandang atau diberi pakan dengan kadar vitamin D tinggi dapat dipilih untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian Anda.

2. Jamur

Sama seperti manusia, jamur dapat mensintesis vitamin D ketika terkena sinar UV.

Namun, jamur hanya menghasilkan vitamin D2, berbeda dengan hewan yang menghasilkan vitamin D3.

Meskipun vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, vitamin D2 mungkin tidak seefektif vitamin D3.

Meskipun demikian, jamur liar adalah sumber vitamin D2 yang sangat baik. Bahkan, beberapa varietas mengemas vitamin D hingga 2.300 IU per porsi 3,5 ons (100 gram) atau hampir tiga kali lipat dari kebutuhan harian vitamin D pada orang dewasa.

Sementara, jamur yang ditanam secara komersial cenderung mengandung vitamin D2 lebih sedikit.

3. Ikan haring dan sarden

Ikan herring atau haring juga merupakan salah satu makanan sumber vitamin D.

Ikan haring segar bisa menyediakan 216 IU per 3,5 ons (100 gram) bahan, atau sanggup mencukupi kebutuhan vitamin D harian hingga 27 persen.

Ikan sarden kalengan juga bisa dijadikan makanan sumber vitamin D yang baik karena dalam setiap kalengnya (3,8 ons bahan) bisa mengandung 177 IU atau sanggup mencukupi kebutuhan vitamin D harian hingga 22 persen.

Halibut dan makarel juga bisa dipilih sebagai bahan makanan penambah vitamin D karena masing-masing bisa menyediakan 384 IU dan 360 IU vitamin D per setengah fillet.

4. Susu sapi

Secara alami, susu sapi adalah bahan makanan yang mengandung banyak nutrisi, termasuk kalsium, fosfor, dan riboflavin.

Di beberapa negara, susu sapi dapat diolah dan diperkaya dengan vitamin D.

Susu sapi biasanya mengandung sekitar 115-130 IU per cangkir (237 ml) atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin D harian hingga 15–22 persen.

5. Sereal dan Oatmeal

Sereal dan oatmeal Sereal dan oatmeal tertentu juga diperkaya dengan vitamin D. Setengah cangkir (78 gram) makanan ini dapat memberikan 54–136 IU vitamin D atau sanggup mencukupi kebutuhan vitamin D harian hingga 17 persen.

Selain 5 makanan di atas, masih ada banyak lagi makanan lainnya yang mengandung vitamin D, seperti ikan salmon, minyak hati ikan kod, ikan tuna, susu kedelai, dan jus jeruk.

Selain dari makanan, vitamin D juga bisa didapatkan melalui sinar matahari. Namun, perhatikan jam berjemur agar penyerapan vitamin D lebih efektif.

Menurut Dr. dr. Prasetyadi Mawardi, SpKK (K), FINSDV, FAADV, yang ditunjuk PP Perdoski menjadi person in charge (PIC) Kajian Ilmiah Paparan Sinar UV berjemur baiknya dilakukan saat siang hari.

dr. Pras menambahkan, letak geografis Indonesia terbentang pada 6° lintang utara dan 11° lintang selatan.

Sementara, matahari beredar di 0° khatulistiwa. Dengan demikian, paparan matahari tegak lurus di atas bumi.

Menurut dia, hampir setiap hari rata-rata UVI di berbagai kota di Indonesia pada pukul 10.00-14.00 sudah mencapai angka 8 hingga lebih dari 11, dan bahkan bisa sangat ekstrem di angka 14. (Tribunnews.com/ SURYA.co.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved