Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Pasien Covid-19 di Madiun Membeludak, Kaji Mbing Bangun RSL di Delapan Puskesmas

Pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Akibatnya, tiga rumah sakit rujukan Covid-19 penuh.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Parmin
surya.co.id/rahadian bagus
Bupati Madiun Kaji Mbing saat memantau vaksinasi untuk anak Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/7/2021). Kabupaten Madiun bakal membangun rumah sakit langan (RSL) di delapan puskesmas karena kasus covid-19 melonjak. 

SURYA.CO.ID|MADIUN - Pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Akibatnya, tiga rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Madiun, yakni di RSUD Dolopo, RSU Dungus, dan RSUD Caruban penuh dengan pasien Covid-19.

Untuk mengatasi membludaknya pasien, Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menjadikan delapan puskesmas sebagai rumah sakit lapangan untuk merawat pasien Covid-19.

“Kami memilih puskesmas dijadikan RSL karena lokasi dekat dengan tempat tinggal masyarakat. Jadi ketika ada yang sakit mereka tidak harus menempuh waktu yang lama untuk tiba di rumah sakit,” kata Kaji Mbing sapaan akrab Ahmad Dawami, Kamis (22/7/2021).

Kaji Mbing mengatakan, penggunaan puskesmas sebagai RSL sudah dikordinasikan  dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Tak hanya itu,  delapan puskesmas yang dijadikan rumah sakit Covid-19 sudah memiliki ruang rawat inap.

Ia menuturkan, satu puskesmas yang dirubah menjadi RSL, dapat menampung maksimal 54 pasien positif Covid-19. Dengan demikian bila dikalikan delapan puskesmas maka dapat menampung hingga 432 pasien Covid-19. 

Namun, pada tahap awal, satu puskesmas yang dijadikan RSL mampu menampung 20 hingga 30 pasien covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved