Breaking News:

Alasan PN Surabaya Belum Buka Layanan Pasca Dua Pekan Tutup

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya belum membuka layanan meski masa  penutupan berakhir hari ini, Senin (19/7/2021). 

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Parmin
surya.co.id/samsul arifin
Pengunjung  berada di pintu Gerbang PN Surabaya saat dilakukan penutupan karena salah seorang pegawai terpapar corona. 

SURYA.co.id |SURABAYA - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya belum membuka layanan meski masa  penutupan berakhir hari ini, Senin (19/7/2021). 

Humas PN Surabaya, Martin Ginting mengaku pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan. 

Namun,  pihaknya telah menyiapkan beberapa skema apabila membuka pelayanan kembali bagi para pencari keadilan. 

Persidangan akan diatur jadwalnya agar tidak terjadi penumpukan pengunjung. 

"Kepala PN telah menginstruksikan kepada jajarannya agar pasca tutup para hakim diimbau untuk mengatur jadwal persidangan," kata Ginting. 

Majelis hakim bisa mengatur jadwal sidang supaya tidak bersamaan. 

Pelayanan terhadap para pemohon juga diharapkan dapat dipercepat sehingga pengunjung tidak perlu menunggu lama di pengadilan. 

Selain itu, pengunjung pengadilan juga masih tetap dibatasi. 

"Tidak semua orang boleh masuk. Hanya yang berkepentingan saja," terangnya. 

Pihak yang tidak memiliki kepentingan dilarang datang ke pengadilan. 

Sebelumnya, PN Surabaya tutup dua pekan. Pertama, lockdown sejak tanggal 3 hingga 9 Juli lalu setelah ada 31 pegawai dan hakim yang positif Covid-19 berdasar hasil tes swab massal. 

Lockdown diperpanjang setelah jumlah pegawai dan hakim bertambah delapan orang. 

Selain itu, bentuk dukungan terhadap kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved