Breaking News:

Berita Blitar

Warga Blitar Kaget, Jaringnya Mengenai Mayat Perempuan; Ada Tato Bertuliskan 'Winda' di Lengan Kiri

Sedangkan penemuan jasad perempuan itu memicu kekagetan karena disertai jeritan orang yang pertama kali melihatnya.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
ilustrasi kompas.com
ilustrasi mayat 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Ketenangan selama masa PPKM darurat di Kabupaten Blitar mendadak gempar, ketika warga Desa Jimbe Kecamatan Kademangan menemukan sesosok jasad perempuan tanpa identitas di dam setempat, Sabtu (17/7/2021) sore.

Satu-satunya petunjuk paling jelas adalah tato bertuliskan 'Winda' di lengan kiri jasad itu. Juga ada tato bergambar kuda pony di punggung sebelah kiri.

Temuan jasad perempuan muda itu membuat banyak warga berkerumun dan penasaran. Namun petugas pun belum menemukan kejanggalan pada karena tak ditemukan luka yang mencurigakan.

Hanya, kondisi wajahnya sudah agak sulit dikenali. Mungkin karena sudah agak lama hanyut di sungai.

"Kami masih mengumpulkan data dan informasi terkait penemuan mayat itu. Sebab saat ditemukan, korban tak beridentitas sehingga kami harus menguak identitasnya dulu, baru menguak penyebab kematiannya," ujar AKP Ardian Yuda, Kasat Reskrim Polres Blitar, Minggu (18/7/2021).

Sedangkan penemuan jasad perempuan itu memicu kekagetan karena disertai jeritan orang yang pertama kali melihatnya. Yakni dua orang pencari ikan, Edi Purwanto (37), warga Dusun Kotes, Desa/Kecamatan Rejotangan Tulungagung dan Suhendar (46), warga Desa Jimbe.

Sore itu keduanya mencari ikan di dekat dam. Namun saat Purwanto baru menebarkan jala dari tepi sungai, matanya terbelalak. Sebab ia melihat ada sesosok tubuh manusia yang mengapung dengan kondisinya tersangkut semak-semak.

Purwanto pun menjerit kaget, membuat Suhendar ikut kaget. Setelah ditunjukkan ke arah jala yang ditebar, temannya juga terbelalak. "Kedua pencari ikan itu langsung memberi tahu warga lainnya. Bersama petugas, warga mengevakuasi mayat korban," paparnya.

Belum bisa dipastikan akan perempuan itu merupakan korban kejahatan atau kecelakaan. Namun petugas menduga korban warga sekitar Kecamatan Kanigoro yang berjarak sekitar 7 KM dari TKP.

Karena korban tak beridentitas, maka tato di tubuh korban sepertinya bakal jadi petunjuk buat menguak siapa korban itu dan apa penyebab kematiannya.

Tato bertuliskan Winda sepertinya menjadi petunjuk. Karena kebanyakan kalau orang mentato nama di tubuhnya. "Masih kami selidiki apakah itu namanya atau tidak. Sepertinya itu nama si korban namun kami masih mengumpulkan data," ungkapnya.

Dari tato itu, petugas berharap bisa menguak identitas korban. Dugaannya korban masih gadis. Dari tubuhnya, yang bisa dikenali adalah pakaian yang dikenakannya.

Korban mengenakan celana jeans merek AX dan tak berbaju. Entah bajunya lepas sendiri akibat lamanya hanyut di sungai atau penyebab lain, korban hanya mengenakan BH berwarna hitam.

"Bisa jadi seperti itu (bajunya lepas karena tersangkut semak atau tersangkut benda lain saat tubuhnya mengapung di sungai)," paparnya.

Karena masih dugaan sehingga petugas membutuhkan informasi lebih dalam. Terutama bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya atau anak gadisnya, agar datang dan mengecek ke kamar mayat di RSUD Mardi Waluya, Kota Blitar. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved