Olimpiade Tokyo 2020
Cara Apriyani Rahayu Buru Emas Olimpiade Tokyo 2020 untuk Bikin Sejarah
Butuh perjuangan dan kerja keras Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk menggapai mimpi bisa meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020
SURYA.co.id - Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi satu-satunya pasangan ganda putri Indonesia yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka akan berjuang memburu medali di ajang olahraga empat tahunan ini.
Butuh perjuangan dan kerja keras Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk menggapai mimpi bisa meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 ini,
Jika Greysia Polii/Apriyani Rahayu bisa membawa pulang medali Olimpiade Tokyo 2020, keduanya akan menjadi pasangan ganda putri pertama Indoensia yang meraih medali pada Olimpiade.
Untuk meraih meali Olimpiade Tokyo 2020, dipastikan tidak mudah bagi Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Di Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berada di Grup A bersama wakil tuan rumah sekaligus unggul pertama, Sayaka Hirota/Yuki Fukushima.
Dua pasangan lainnya yang akan menjadi lawan Greysia/Apriyani adalah Chloe Brich/Lauren Smith (Inggris) dan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia).
Greysia/Apriyani diharapkan bisa membuat kejutan dan meraih medali pertama untuk nomor ganda putri Indonesia.
Sejak bulu tangkis mulai dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992, hanya sektor ganda putri Indonesia saja yang belum pernah membawa pulang medali. \
Greysia/Apriyani pun sadar dengan beban dan tanggung jawab yang mereka pikul di Olimpiade Tokyo 2020.
Apriyani Rahayu mengaku, dirinya dan Greysia Polii sadar memiliki beben berat. Untuk itu ia enggan memikirkan medali bahkan gelar juara.
Pemain berusia 23 tahun itu hanya ingin menunjukkan yang terbaik agar bisa meraih kemenangan di setiap pertandingan.
Apriyani mengatakan, menjadi juara memang membanggakan, tetapi proses untuk mendapatkan prestasi itulah yang lebih penting.
"Saya tak mau berpikir soal semifinal atau final. Begitulah cara saya mempersiapkan Olimpiade. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik," kata Apriyani dilansir Surya.co.id dari laman Kompas.com.
"Ketika bicara soal turnamen, tentunya kami bangga jika bisa menjadi juara. Namun, perjalanan ke sana jauh lebih penting."
"Gelar memang penting, tetapi bagaimana perkembangan kami saat bertanding itu lebih bermakna."
"Lolos ke Olimpiade seperti mimpi. Saya tidak pernah membayangkan akan mencapai fase ini. Saya bangga pada diri sendiri, tetapi saya tahu saya mengemban tanggung jawab yang besar," tutur Apriyani Rahayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/greysia-poliiapriyani-rahayu_20181019_062213.jpg)