Rabu, 3 Juni 2026

MotoGP 2026

Moto3 Spanyol 2026: Danish dan Veda Jadi Sorotan Rookie Asia

Hakim Danish mendapat motivasi dari Hafizh Syahrin jelang Moto3 Spanyol 2026. Konsistensi dua seri terakhir jadi modal penting.

Tayang:
Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id
DEBUTAN - Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) berduel dengan para pebalap papan atas Moto3 Adrian Fernandez (Leopard Racing) dan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) padahal ia pembalap debutan pada balapan Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3/2026). AKsi pebalap Indonesia ini menuai sorotan 
Ringkasan Berita:
  • Hakim Danish mendapat motivasi dari Hafizh Syahrin jelang Moto3 Spanyol 2026.
  • Konsistensi terlihat dengan finis ke-10 di Brasil dan ke-13 di Amerika.
  • Syahrin menilai Danish sudah menunjukkan kemajuan meski start dari grid belakang.

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Menjelang Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, pembalap Malaysia Hakim Danish mendapat dorongan moral dari seniornya, Hafizh Syahrin. 

Konsistensi Danish dalam dua seri terakhir menjadi modal penting meski ia masih mencari pijakan di barisan depan.

Konsistensi Danish di Awal Musim

Hakim Danish, rookie berusia 18 tahun, menjalani tiga balapan awal musim dengan hasil beragam. Pada seri pembuka di Thailand, ia finis ke-18 tanpa poin.

Namun, performanya membaik di Brasil dengan finis ke-10 dan kembali mencetak poin di Amerika Serikat dengan menempati posisi ke-13.

Baca juga: Moto3 Spanyol 2026: Hakim Danish Koleksi 4 Podium di Jerez, Veda Baru 1

Di Circuit of The Americas (COTA), Texas, Danish memulai dari grid terakhir, posisi ke-25. 

Perlahan ia memperbaiki tempat hingga akhirnya membawa pulang poin. Catatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi rider MT Helmets-MSI, sekaligus bekal menuju seri Eropa.

Dukungan Hafizh Syahrin

Hafizh Syahrin, pembalap Malaysia yang pernah berkompetisi di MotoGP, menilai Danish menunjukkan perkembangan positif. 

“Saya tidak bisa berkomentar banyak karena dia baru menjalani beberapa babak,” kata Syahrin. “Tetapi saya melihat dia membuat kemajuan yang baik.”ungjapnya

Syahrin menyoroti kesalahan strategi kualifikasi Danish di GP Amerika yang membuatnya start dari grid terakhir.

Baca juga: Absennya Almansa dan Munoz, Veda Dapat Angin Segar di Moto3 Spanyol 2026

“Selama GP Amerika, mungkin ada sedikit kesalahan dalam strategi kualifikasi. Karena sirkuit di sana besar dan satu putaran membutuhkan waktu lebih dari dua menit,” ujarnya.

Meski belum menonjol seperti rookie lain, termasuk Veda Ega Pratama dari Indonesia, Syahrin percaya Danish memiliki potensi besar. 

Catatan poin di dua seri terakhir dianggap sebagai langkah maju yang patut diapresiasi.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved