Rabu, 22 April 2026

Berita Malang Raya

PPKM Darurat, Bansos Warga Kabupaten Malang Terdampak Covid-19 Belum Cair, Ini Sebabnya

Pemerintah Kabupaten Malang belum bisa menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/erwin wicaksono
Foto ilustrasi penyaluran bantuan sosial oleh Kementerian Sosial di Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang belum bisa menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19 di wilayahnya pada masa PPKM Darurat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan alasan utama Pemkab belum bisa mencairkan dana bansos karena pendataan penerima bantuan yang belum rampung.

"Ada bansos. Kami sekarang sedang melakukan pendataan by name by address," ujar Wahyu dikonfirmasi, Senin (12/7/2021).

Kata Wahyu pendataan secara menyeluruh dilakukan agar bansos dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Dirinya tak ingin penyaluran bansos disertai polemik.

"Kami sedang mendata biar tepat sasaran. Sumbernya ada yang dari pusat, ada yang juga dari Kabupaten sedang kami bahas diambil Insya Allah dari BTT (belanja tidak terduga)," ujar Wahyu.

Terkait jumlah penerima bansos terdampak Covid-19, Wahyu tidak menerangkan secara gamblang.

Lagi-lagi alasan yang dilontarkan yakni pendataan yang belum rampung.

"Wujudnya (bansos) seperti sembako, lalu dari Dinas Sosial akan ada bantuan langsung bagi mereka kami sedang mendata. Dari pusat nominalnya ada ketentuan langsung, Rp 300 ribu kalau gak salah," kata Wahyu.

Baca juga: Rusak Portal Penyekatan saat PPKM Darurat, Pria di Kota Batu Ini Ditetapkan Tersangka

Wahyu juga belum bisa memastikan waktu pasti penyaluran bansos bisa diselenggarakan.

"Sementara mungkin yang didapat yang dari pusat dulu. Kami segerakan untuk bansos pada PPKM Darurat," beber mantan Kepala DPKPCK Kabupaten Malang ini.

Di sisi lain, Wahyu menegaskan telah menyalurkan insentif dana bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

"Kalau intensif (uang) sudah diberikan, nilainya saya tidak hafal. Yang jelas ada," beber Wahyu.

Pada masa PPKM Darurat tenaga kesehatan masih berjibaku menangani pasien Covid-19.

Menyadari resiko berat yang dihadapi tenaga kesehatan, Wahyu tengah mempertimbangkan adanya pemberian bantuan sembako bagi tenaga kesehatan.

"Mungkin kami akan berikan sembako untuk tenaga kesehatan. Agar lebih semangat akan kami berikan susu, minyak goreng, beras, gula seperti itu," tutupnya.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved