Breaking News:

Niat Puasa Qadha Gabung Puasa Zulhijah Serta Hukumnya Menurut Ulama

Berikut bacaan niat puasa qadha gabung Puasa Zulhijah serta hukumnya menurut penjelasan ulama.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Puasa Qadha Ramadan Gabung Puasa Zulhijah 

SURYA.CO.ID - Anjuran Puasa Sunnah pada 10 hari pertama Bulan Zulhijah membuat sejumlah umat Islam tidak ingin melewatkannya.

Puasa sunnah tanggal 1 - 9 Zulhijah sebelum Idul Adha 10 Zulhijah memang memiliki banyak keutamaan. Salah satunya dihapusnya dosa.

Puasa Sunnah Zulhijah yang jatuh mulai 11 Juli - 19 Juli 2021 juga bisa digabung dengan Puasa Qadha Ramadan, bagi yang masih memiliki utang puasa.

Karena menurut pandangan ulama mengganti puasa qadha Ramadan hukumnya wajib.

Bagi umat Islam yang melaksanakan Puasa Qadha Ramadan di hari Puasa Sunnah, maka secara otomatis mendapatkan dua pahalanya sekaligus.

Pertama pahala ganti puasa, kedua pahala puasa zulhijah.

Baca juga: Amalan Sunnah 10 Hari Pertama Zulhijah 2021 Selain Puasa Menurut Hadist

Hal ini didasarkan pada pendapat sejumlag ulama di antaranya Hanafiyah, Syafiiyah, dan Imam Ahmad dalam salah satu riwayat. 

Imam Ibnu Utsaimin mengatakan,

من صام يوم عرفة ، أو يوم عاشوراء وعليه قضاء من رمضان فصيامه صحيح ، لكن لو نوى أن يصوم هذا اليوم عن قضاء رمضان حصل له الأجران : أجر يوم عرفة ، وأجر يوم عاشوراء مع أجر القضاء ، هذا بالنسبة لصوم التطوع المطلق الذي لا يرتبط برمضان

Artinya: ”Orang yang melakukan puasa hari arafah, atau puasa hari asyura, dan dia punya tanggungan qadha ramadhan, maka puasanya sah. Dan jika dia meniatkan puasa pada hari itu sekaligus qadha ramadhan, maka dia mendapatkan dua pahala: (1) Pahala puasa arafah, atau pahala puasa Asyura, dan (2) Pahala puasa qadha. Ini untuk puasa sunah mutlak, yang tidak ada hubungannya dengan ramadhan.” (Fatawa as-Shiyam, 438).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved