Berita Blitar
Maling Motor di Blitar Manfaatkan Situasi, Bawa Kabur Scoopy saat Pemiliknya Mandi
Pelaku pencurian motor (curanmor) di Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar beraksi saat korbannya, Arul (21), sedang mandi.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | BLITAR - Pelaku pencurian motor (curanmor) beraksi saat korbannya, Arul (21), sedang mandi.
Warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun ini tak bisa berbuat apa-apa meski mendengar kalau ada orang menghidupi sepeda motornya, yang diparkir di teras rumahnya.
Akibatnya, korban kehilangan sepeda motor Honda Scoopy nopol AG 5537 KAU.
Dugaan petugas, pelaku menggambarnya sebelum beraksi karena terjadi di saat korban sedang mandi.
"Katanya, korban mendengar kalau sepeda motornya dihidupi mesinnya. Cuma ia tak bisa apa-apa karena sedang di dalam kamar mandi," kata AKP Nanang Budiarto, Kapolsek Binangun menirukan pengakuan korban saat didatangi ke rumahnya, Rabu (23/6/2021).
Akibatnya, korban kehilangan sepeda motor Honda Scoopy nopol AG 5537 KAU. Dugaan petugas, pelaku menggambarnya sebelum beraksi karena itu terjadi di saat momen yang sulit buat korban karena dirinya sedang mandi.
"Katanya, korban mendengar kalau sepeda motornya dihidupi mesinnya. Cuma ia tak bisa apa-apa karena sedang di dalam kamar mandi," kata AKP Nanang Budiarto, Kapolsek Binangun menirukan pengakuan korban saat didatangi ke rumahnya.
Menurut Nanang, pencurian sendiri terjadi pada Selasa (22/6) petang. Saat itu, korban mengaku sedang di rumah sendirian. Sebelum mandi, sepeda motornya ditaruh teras, dengan dikunci stir.
Dugaannya, di saat korban menaruh sepeda motornya di teras rumahnya itu, pelaku sudah riwa-riwi di jalan depan rumah korban. Begitu korban masuk rumah, pelaku yang diperkirakan dua orang itu mendekat, kemudian mengecek apa yang dolakukan korban. Sebab, kondisi rumah korban saat itu sepi.
"Mungkin tahu atau mendengar kalau korban sedang di dalam kamar mandinya, pelaku beraksi," ujarnya.
Sementara, korban mengaku mendengar suara aneh dari arah teras rumahnya. Namun, ia tak menyangka kalau suara itu karena pelaku membuka paksa kunci sepeda motornya.
Korban mendengar itu karena jarak teras dengan kamar mandinya, hanya dipisahkan ruang tamu dan dua kamar tidur.
Di saat mendengar suara yang mencurigakan, korban sebenarnya sudah buru-buru untuk mengeceknya.
"Namun, karena keadaannya sedang mandi, sehingga dilanjutkan. Tak berselang lama, korban baru panik karena mendengar suara sepeda motornya. Namun, lagi-lagi, ia sedang mandi sehingga tak bisa berbuat apa-apa," paparnya.
Karena yakin ada pencuri, yang mengembat sepeda motornya, ia buru-buru berpakaian dan lalu mengejarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bli-tar-petugas-polsek-binangun-mendatangi-rumah-korban-pencurian-sepeda-motor.jpg)