Breaking News:

Calon Kuat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Ancam Pecat Prajurit LGBT, Ini Profil dan Biodatanya

Nama Laksamana Yudo Margono belakangan ini menjadi sorotan karena digadang-gadang menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Editor: Musahadah
Kompas.com/Hadi Maulana
Laksamana Yudo Margono yang Berpeluang Jadi Panglima TNI. Terbaru Yudo Margono ancam memecat prajurit yang LGBT. Profil dan biodatanya ada di artikel ini 

SURYA.CO.ID - Berikut ini profil dan Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang tegas akan memecat prajurit yang memiliki penyimpangan seksual LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). 

Nama Laksamana Yudo Margono belakangan ini menjadi sorotan karena digadang-gadang menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Rekam jejak dan ketegasan Sosok Laksamana Yudo Margono dinila tepat untuk memimpin korps TNI. 

Ketegasan Laksamana Yudo Margono juga tampak saat menyikapi degradasi moral yang ada di kalangan generasi muda saat ini. 

Yudo mengatakan degradasi moral secara nyata tengah terjadi di kalangan generasi muda yang sangat rentan dengan pengaruh global. 

Baca juga: Daftar Kekayaan Laksamana Yudo Margono Calon Kuat Panglima TNI, Berikut Rekam Jejak Pria Asal Madiun

Adanya gerakan kaum LGBT, kata dia, sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama dan ideologi negara. 

Hal tersebut, kata Yudo, merupakan ancaman moral yang belakangan harus dihadapi. 

Karena itu, dia tegaskan pelanggaran moral LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) dan mental kejuangan yang tidak sesuai ideologi negara, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI Angkatan Laut dan Hree Dharma Shanty ancamannya adalah pemecatan dari kedinasan. 

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan Pembekalan kepada Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66 di Indoor Sport Kesatrian Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya pada Selasa (22/6/2021).

Selain itu, lanjut dia, masuknya paham radikalisme dan ekstrimisme ke kalangan masyarakat cukup mengkhawatirkan terlebih di lingkungan TNI yang merupakan alat negara.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved