Rabu, 15 April 2026

Berita Malang Raya

Buah Kesemek Glowing Khas Kota Batu, Ukurannya Besar dan Rasanya Lebih Manis

Bedanya dengan kebanyakan kesemek pada umumnya, kesemek khas Kota Batu ini berukuran lebih besar. Diameternya bisa mencapai 7 cm.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Sudarmono menunjukan buah kesemek yang ia hasilkan dengan ukuran cukup besar, khas Kota Batu. Melalui proses yang inovatif, buah kesemek itu terlihat bersinar dengan rasa yang manis. 

SURYA.CO.ID, BATU – Kota Batu memang dikenal sebagai kota penghasil buah apel terbaik, bahkan apel telah menjadi ikon kebanggan.

Namun ternyata, ada buah lain yang juga sangat khas Kota Batu, yakni kesemek.

Bedanya dengan kebanyakan kesemek pada umumnya, kesemek khas Kota Batu ini berukuran lebih besar. Diameternya bisa mencapai 7 cm.

Buah kesemek khas Kota Batu juga diolah dengan inovasi kekinian.

Buah kesemek yang diproduksi terlihat bersih bersinar, tidak seperti pada umumnya yang berwarna putih karena larutan air kapur.

Karena bentuknya yang bersih bersinar itu, warga menjulukinya kesemek glowing.

Glowing adalah bahasa Inggris yang berarti bersinar.

Buah kesemek glowing banyak ditemukan di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Keberadaan buah ini sudah lama, bahkan sejak masih era kolonial.

Sudarmono, seorang yang memproduksi kesemek glowing menceritakan, usaha mengirim buah kesemek sudah dilakukan keluarganya sejak lama.

“Buah ini sudah ada di Kota Batu lebih dari 60 tahun yang lalu,” ujar Momon, sapaan akrabnya, Senin (21/6/2021).

Sudarmono menunjukan buah kesemek yang ia hasilkan dengan ukuran cukup besar, khas Kota Batu. Melalui proses yang inovatif, buah kesemek itu terlihat bersinar dengan rasa yang manis.
Sudarmono menunjukan buah kesemek yang ia hasilkan dengan ukuran cukup besar, khas Kota Batu. Melalui proses yang inovatif, buah kesemek itu terlihat bersinar dengan rasa yang manis. (surya.co.id/benni indo)

Inovasi yang dilakukannya adalah membuat kesemek terlihat bersinar tanpa larutan air kapur.

Meski begitu, rasanya tetap manis, bahkan lebih manis dari biasanya.
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko juga diceritakan Momon pernah memesan hingga 60 Kg.

Kemudian buah itu dikirim ke Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Buah kesemek harus memiliki getah yang harus dinetralkan. Biasanya dengan merendam kesemek ke air kapur.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved