Apotek Online Lifepack
LIFEPACK: Efek Samping Mengonsumsi Obat Hormon Untuk Mengatur Siklus Haid
Mmengonsumsi obat hormon ternyata bisa mengganggu sistem reproduksi karena adanya efek samping yang ditimbulkan.
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.CO.ID - Siklus haid merupakan salah satu aspek penting bagi perempuan, terutama bagi yang sudah bersuami.
Tidak sedikit wanita yang mengonsumsi obat hormon untuk mengatur kembali siklus haid agar teratur.
Namun, mengonsumsi obat hormon ternyata bisa mengganggu sistem reproduksi karena adanya efek samping yang ditimbulkan.
Berikut informasi selengkapnya dilansir dari Lifepack.id.
Baca juga: LIFEPACK: Kenali Masa Subur Pria dan Cara Menghitungnya
Jenis Obat Pelancar Haid
Sebelum konsumsi obat, ketahui terlebih dahulu penyebabnya dengan konsultasi ke dokter.
Umumnya cara kerja obat sama seperti hormon FSH dan LH sebagai pemicu proses ovulasi.
Selain memproduksi sel telur, juga membantu menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh.
1. Gonadotropin
Jenis obat hormon sintetis ini diberikan dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh karena produksi hormon yang rendah.
Berfungsi memicu ovarium agar lebih lancar melepaskan sel telur.
Membantu mematangkan telur sehingga akan keluar saat ovulasi.
2. Pil KB
Penggunaan pil KB secara rutin selama 6 bulan mampu melancarkan siklus haid. Konsumsi ini dikarenakan hormon androgen berlebih, sehingga pil KB akan mengikatnya.
Lebih tepatnya pil akan meningkatkan produksi globulin sebagai protein pengikat androgen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-mengonsumsi-obat-hormon-untuk-mengatur-siklus-haid.jpg)