Apa itu TV Analog dan Digital dan Kenapa TV Analog Dihentikan?
Berikut penjelasan tentang apa itu TV analog dan TV digital dan kenapa TV analog dihentikan, seperti disampaikan pemerintah.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Berikut penjelasan tentang apa itu TV analog dan TV digital dan kenapa TV analog dihentikan, seperti disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate dan Direktur Penyiaran Kominfo Geryantika Kurnia.
Sinyal
Sinyal yang dipancarkan TV analog berupa sinyal analog dan TV digital adalah sinyal digital.
"Ketika sudah diterima pada perangkat TV, maka TV digital terlihat signifikan perbedaan kualitas gambar dan suaranya lebih jernih dan tidak berbintik seperti di TV analog," ujar dia.
Dikutip dari Lifewire, sinyal TV analog ditransmisikan mirip dengan sinyal radio.
Pada TV analog, sinyal video ditransmisikan dalam AM, sedangkan audio ditransmisikan dalam FM.
Sayangnya, sinyal tersebut dapat mengalami gangguan, tergantung pada jarak dan lokasi geografis TV yang menerima sinyal.
Baca juga: Cara Cek Televisi yang Bisa Cari Channel Digital, Siaran TV Analog Surabaya dan Jatim akan Dimatikan
Bandwidth
Jumlah bandwidth yang ditetapkan ke saluran TV analog membatasi resolusi dan kualitas gambar secara keseluruhan.
Berbeda dari TV analog, TV digital ditransmisikan sebagai bit data informasi, seperti halnya data komputer pada CD atau DVD.
Sinyal digital terdiri dari 1s dan 0s yang berarti hidup atau mati.
Artinya, jika TV berjarak terlalu jauh dari pemancar atau berada di lokasi yang tidak diinginkan, siaran TV tidak dapat diakses.
Transmisi
Perbedaan lainnya adalah transmisi TV digital mendukung format rasio layar 16:9.
Hal ini memungkinkan untuk menonton film seperti yang diinginkan pembuat film.