Kehebatan Jet Tempur F-16 TNI AU yang akan Latihan Perang dengan Angkatan Udara Amerika Serikat

Simak kehebatan spesifikasi jet tempur F-16 TNI AU yang akan latihan perang bersama Angkatan Udara Amerika Serikat atau USAF.

surya.co.id/doni prasetyo
Empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3, Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, melaksanakan misi bantuan tembakan ke Situbondo, Kamis (8/8/2019). 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Iksan Fauzi

SURYA.co.id - Inilah kehebatan spesifikasi jet tempur F-16 TNI AU yang akan latihan perang bersama Angkatan Udara Amerika Serikat atau USAF.

Diketahui, TNI AU dan United States Air Force (USAF) bakal menggelar latihan bersama di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, pada Senin (14/6/2021).

Baik TNI AU maupun USAF sama-sama akan mengerahkan jet tempur F-16.

Melansir dari Wikipedia, F-16 Fighting Falcon adalah jet tempur multi-peran supersonik yang dikembangkan oleh perusahaan General Dynamics (lalu kemudian di akuisisi oleh Lockheed Martin), untuk Angkatan Udara Amerika Serikat.

Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur superioritas udara namun akhirnya berevolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer.

Ilustrasi - Jet Tempur Sukhoi Su-30 China Dicegat F-16 Taiwan
Ilustrasi - Jet Tempur Sukhoi Su-30 China Dicegat F-16 Taiwan (Wikimedia Commons/US Air National Guard)

Baca juga: Kabar Terbaru Insiden Ciracas, 67 Oknum TNI AD Sudah Dipidana Sesuai Arahan Jenderal Andika Perkasa

Baca juga: Angkatan Udara Amerika Kerahkan Jet Tempur F-16 ke Indonesia, TNI AU Juga Siapkan Pesawat Serupa

Kemampuan F-16 untuk bisa dipakai untuk segala macam misi inilah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat.

Pesawat ini sangat populer di mata international dan telah digunakan oleh 25 angkatan udara di seluruh Dunia.

F-16 merupakan proyek pesawat tempur blok Barat yang paling besar dan signifikan, dengan jumlah sekitar 4000 unit F-16 sudah diproduksi sejak tahun 1976.

Pesawat ini sudah tidak diproduksi untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, tetapi masih diproduksi untuk ekspor.

Pada tahun 1993 General Dynamics menjual bisnis pembuatan pesawat ini kepada Lockheed Corporation, yang selanjutnya menjadi bagian dari Lockheed Martin setelah melakukan merger dengan Martin Marietta pada tahun 1995.

F-16 sendiri dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, dengan inovasi seperti tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan, gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot.

Pesawat ini juga merupakan pesawat tempur pertama yang dibuat untuk menahan daya belokan pada percepatan 9g.

F-16 mempunyai senapan M61 Vulcan pada bagian dalam badan pesawat serta 11 lokasi pylon untuk mnggotong senjata dan peralatan misi lainya.

Nama resmi dari F-16 sendiri ialah"Fighting Falcon", tetapi "Viper" lebih umum digunakan oleh kru darat dan pilot-pilot pesawat tersebut, karena kemiripan bentuknya dengan ular Viperidae dan Starfighter Colonial Viper dari acara TV Battlestar Galactica

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved