Breaking News:

Berita Surabaya

Kabur dari Tes Kesehatan di Jembatan Suramadu, 41 KTP Pengendara Disimpan Satpol PP Surabaya

Si pemilik KTP tak kunjung tiba atau menghampiri meja pelayanan rapid test antigen di dalam posko.

surya.co.id/ahmad zaimul haq/luhur pambudi
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto saat ditemui di Jembatan Suramadu, sisi Surabaya, Selasa (8/6/2021) dan foto ilustrasi KTP. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengamankan sedikitnya 41 Kartu Tanda Penduduk (KTP) para pengendara nakal yang kabur dari tes kesehatan rapid test antigen di pintu gerbang sisi Surabaya, Jembatan Suramadu.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari temuan petugas tenaga kesehatan (Nakes) yang berjaga di posko kesehatan sejak tiga hari lalu, tepatnya Sabtu (5/6/2021), hingga Senin (7/6/2021).

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengungkapkan, jumlah tersebut belum termasuk dengan temuan anggotanya, Selasa (8/6/2021). Bisa jadi, jumlahnya makin bertambah.

Temuan dugaan ada pengendara yang bandel dengan mengabaikan tahapan tes kesehatan; rapid test antigen tersebut, diketahui dari kesulitan para nakes ketika memanggil nama dari si pemilik KTP saat proses tes kesehatan dimulai.

Si pemilik KTP tak kunjung tiba atau menghampiri meja pelayanan rapid test antigen di dalam posko.

Sehingga kuat dugaan, si pemilik KTP tersebut mangkir dari kewajibannya menjalani tes kesehatan sebagai antisipasi penularan Covid-19.

Baca juga: Info Penerimaan CPNS 2021: Penjelasan Formasi Kemendikbud Ristek dan Cara Akses Simulasi CAT BKN

Baca juga: Berita Persebaya Populer Hari Ini: Prestasi Alie Sesay di Arsenal Sebelum Gabung Skuad Bajol Ijo

"Ternyata hasil warga yang kedapatan atau ada KTP yang tidak diambil, artinya tidak melakukan swab," katanya di lokasi, Selasa (8/6/2021).

Entah apa pun dalihnya, ungkap Eddy, perilaku mangkir semacam itu tidak bisa dibenarkan.

Apalagi dalam situasi kedaruratan pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Ia mengaku belum bisa memastikan, apa sebab dari para pemilik KTP yang terbilang bandel sehingga memiliki keputusan sepihak dengan melarikan diri, dan meninggalkan KTP-nya.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved