HP Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia Gelar STEM Education for Children
Sebagai wujud kampanye HP 40 Days of Doing Good, HP Inc Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) menggelar STEM Education for Children.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagai wujud kampanye tahunan HP 40 Days of Doing Good, HP Inc Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengimplementasikan STEM Education for Children untuk 50 pelajar dan 10 guru SDN Lenteng Agung 01 Jakarta dan SDN Pepelegi 2 Sidoarjo.
Program edukasi ini diharapkan dapat mendukung para pelajar dalam menumbuhkan minat pada bidang STEM dan mengasah keterampilan abad 21 sejak dini.
Fiona Lee, Managing Director, HP Indonesia mengatakan, program ini merupakan yang terbaru dari serangkaian inisiatif pendidikan yang diluncurkan HP, yang difokuskan di Indonesia.
"Hal ini termasuk HP LIFE dan Tech Hubs, yang menunjukkan komitmen kami terhadap pendidikan di Indonesia dan membawa pengalaman teknologi," kata Fiona, Jumat (4/6/2021).
Serta pembelajaran ke daerah terpencil untuk mendorong kesetaraan digital yang lebih baik.
Melalui STEM Education for Children, Fiona mengatakan, pihaknya ingin membangkitkan antusiasme para pelajar terhadap STEM dan mendorong mereka untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan di masa depan.
"Keterlibatan mereka dalam eksperimen di program ini diharapkan dapat menginspirasi untuk menikmati pembuatan karya melalui teknologi," jelas Fiona.
Upaya ini juga dilakukan untuk mendukung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam menggalakkan Gerakan Literasi Nasional yang menyertakan literasi sains sebagai satu dari enam literasi dasar yang harus dikuasai pelajar Indonesia.
Selama dua hari, peserta terlibat dalam serangkaian pembelajaran interaktif seputar teknologi dan energi yang digelar secara daring.
Melalui kurikulum HP LIFE, para pelajar memahami pentingnya menghemat penggunaan energi dan memanfaatkan berbagai energi terbarukan yang ada di sekitar mereka.
Pada sesi eksperimen, mereka membuat prototipe lampu lalu lintas untuk memahami aplikasi konversi energi dan juga cara kerja teknologi.
Selain meningkatkan pengetahuan siswa, program ini juga menginspirasi para guru untuk mengembangkan pembelajaran STEM dengan konsep serupa di sekolah.
Robert Gardiner, Co-Founder and Academic Advisor, Prestasi Junior Indonesia menyampaikan, pihaknya sangat senang dapat melanjutkan kemitraan bersama HP Indonesia tahun ini.
"Eksperimen teknologi yang memiliki aplikasi di kehidupan nyata memberikan sebuah pengalaman dan cara berpikir baru bagi para pelajar sekolah dasar.
Partisipasi dalam pembelajaran STEM yang berbasis pengalaman di usia muda akan membangun fondasi yang kuat di mana pengembangan pengetahuan lebih lanjut dapat terjadi," ungkap Robert.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/program-edukasi-stem-education-for-children.jpg)