Berita Gresik
Ribuan Buruh Pabrik New Era Gresik kembali Turun Jalan, Tagih Gaji 4 Bulan dan THR Belum Dibayar
Ribuan buruh pabrik alas kaki 'New Era' melakukan aksi menuntut gaji selama empat bulan dan THR segera dibayar.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
Menurutnya, perusahaan yang tak membayar gaji pekerja karena kondisi keuangan yang tak stabil adalah omong kosong.
Sebab, selama tahun 2020 produksi perusahaan cenderung terus meningkat.
Lebih lanjut, Majidi menjelaskan para pekerja juga menolak kebijakan perusahaan yang berencana menurunkan nilai upah.
Dari semula Rp 3.800.000 turun menjadi Rp 3.000.000. Kebijakan ini dianggap bertentangan dengan SK Gubernur.
"Terhitung sejak tanggal 8 Mei kemarin. Sampai hari ini tidak ada kepastian buruh di sini dipekerjakan kembali atau tidak. Kita siap di-PHK tapi dengan ketentuan pesangon yang cukup," bebernya.
Sementara itu perwakilan perusahaan New Era Edi di hadapan buruh mengatakan bahwa persoalan yang dituntut akan dirundingkan dengan pimpinan perusahaan.
Dia juga meminta agar seluruh buruh yang mogok kerja segera bekerja kembali mulai Senin besok.
"Semua nanti kita bicarakan lagi setelah bekerja. Saya hanya mewakili pihak perusahaan bukan pembuat kebijakan, nanti kita koordinasi sambil bekerja," kata dia sembari disoraki massa.
Tak lama, perwakilan buruh masuk bertemu dengan perusahaan didampingi anggota polisi.
Massa mengancam akan melakukan aksi dan melaporkan hal ini ke kantor Bupati Gresik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gresik-aksi-masa-memadati-depan-pabrik-new-era-kamis-362021.jpg)