Breaking News:

Berita Tuban

Video Pria Tuban Mabuk Setubuhi Anaknya Hampir Tiap Hari, Korban Tak Kuat dan Minta Saudara Merekam

Sebuah rekaman video pria Tuban menyetubuhi anak kandungnya menjadi bahan laporan ke polisi. Rekaman tersebut permintaan korban yang sudah tak kuat.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Iksan Fauzi
Kolase SURYA.co.id/Mochammad Sudarsono
Priyono, warga Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban ditangkap anggota Polres Tuban setelah dilaporkan menyetubuhi anak kandungnya hampir tiap hari, Rekaman video adegan ranjang bapak anak kandung itu dijadikan barang bukti. 

SURYA.co.id | TUBAN - Sebuah rekaman video pria Tuban, Jawa Timur menyetubuhi putrinya lulusan setara SMP (16) setiap menjadi bahan laporan ke polisi.

Rekaman video adegan ranjang bapak anak kandung di Tuban itu memang dibikin sengaja lantaran korban mengaku sudah tidak kuat lagi dengan ulah orang tuanya sendiri. 

Pria Tuban selaku pelaku bernama Priyono (45) asal Kecamatan Montong itu kini meringkuk di jeruji besi Polres Tuban.

Dia dilaporkan oleh anak dan saudaranya dengan barang bukti rekaman video asusila yang dilakukan Priyono.

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Seorang Bapak di Tuban yang Setiap Hari Setubuhi Paksa Putri Kandungnya

Priyono, pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya saat di Mapolres, Rabu (2/6/2021).
Priyono, pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya saat di Mapolres, Rabu (2/6/2021). (SURYA.CO.ID/M Sudarsono)

Menurut informasi yang disampaikan polisi, Priyono berbuat cabul kepada putrinya bertempat di ruang tamu pada tanggal 20, 25, 29, 30 Mei saat malam hari.

Ternyata, Priyono sudah 3 kali menikah. Namun, semua pernikahannya tersebut berujung perceraian.

"Ini anak kandung tinggal bersama pelaku, disetubuhi sudah empat kali," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Polda Jatim Olah TKP di SMA SPI Kota Pariwisata Batu atas Dugaan Pelecehan Seksual Belasan Murid

Karena jengah dengan perbuatan kurang ajar bapaknya, korban pun minta tolong saudaranya untuk merekam perbuatan tersebut. 

"Direkam oleh saudaranya, lalu melaporkan kejadian ini ke polisi. Ini hampir dilakukan setiap hari, pengakuan pelaku karena mabuk," pungkasnya.

Pengakuan pelaku

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved