Virus Corona di Surabaya

Update Virus Corona di Surabaya 27 Mei 2021, Pemkot Swab Massal Ribuan Warga Rusun di Surabaya

UPDATE VIRUS CORONA DI SURABAYA & JATIM 27 MEI 2021: Pemkot gelar swab massal ribuan warga rusun setelah 12 orang terinfeksi COVID-19

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Adrianus Adhi
infocovid19.jatimprov.go.id
Update virus corona (COVID-19) di Surabaya dan Jawa Timur hari ini, Kamis 27 Mei 2021. 

Penulis: Alif Nur | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Berikut update virus corona ( COVID-19) di Surabaya dan Jawa Timur hari ini, Kamis 27 Mei 2021.

Ada pula kabar baik dari pasien COVID-19 varian baru yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura.

Kendati demikian, ada juga swab massal yang dilakukan Pemkot Surabaya terhadap ribuan warga rusun setelah 12 di antaranya terinfeksi COVID-19

Sementara itu, melansir laman infocovid-19.jatimprov.go.id, Jawa Timur masih mendapatkan tambahan kasus baru.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19 saat Liburan, Gelar Rapid Test di Umbul Square Kabupaten Madiun

Baca juga: Vaksinasi di Kota Madiun Capai 75 Persen Sasaran Prioritas, Ini Kata Wali Kota Maidi

Baca juga: Temukan 12 Kasus Covid-19, Ribuan Warga Rusun di Surabaya Langsung Di-Swab Massal

Terpantau, Surabaya dan Jawa Timut mendapatkan lonjakan kasus baru, meskipun tidak signifikan.

Jawa Timur mendapatkan 257 kasus baru, di mana 25 di antaranya terjadi di Surabaya.

Kota Surabaya kembali menjadi wilayah dengan tambahan tertinggi di Jawa Timur, bersama dengan Kabupaten Blotar (25 kasus) dan Kabupaten Madiun (22 kasus).

Angka tambahan kasus baru di Surabaya terpantau mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya yang cukup konsisten berada di bawah 20 kasus.

Di lain sisi, ada juga kabar baik dari pasien yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Sebanyak 136 pasien telah dinyatakan terbebas dari virus corona, termasuk dua pasien yang terinfeksi varian baru B.117 (strain Inggris) dan B.1351 (strain Afrika Selatan).

Berikut update virus corona selengkapnya.

1. Update Virus Corona di Jatim

Konfirmasi : 153596 (+257)
Aktif : 1677 (+99)
Sembuh : 140634 (+136)
Meninggal : 11285
KONFIRMASI BARU (+257)

2. Update Virus Corona di Surabaya

Konfirmasi : 23962 (+25)
Aktif : 118 (+5)
Sembuh : 22473 (+19)
Meninggal : 1371

Kasus Baru (+257)

+25 KOTA SURABAYA, +25 KAB. BLITAR, +22 KAB. MADIUN,
+21 KOTA MADIUN, +18 KAB. TRENGGALEK, +17 KAB. PONOROGO,
+15 KAB. NGAWI, +14 KAB. BANYUWANGI, +11 KAB. MAGETAN,
+10 KAB. KEDIRI, +8 KAB. SIDOARJO, +8 KAB. MALANG,
+7 KAB. PASURUAN, +7 KOTA MALANG, +6 KAB. TUBAN,
+6 KAB. BANGKALAN, +5 KOTA BLITAR, +5 KAB. LAMONGAN,
+4 KAB. JOMBANG, +3 KAB. MOJOKERTO, +3 KAB. BONDOWOSO,
+3 KOTA PROBOLINGGO, +2 KAB. PACITAN, +2 KAB. BOJONEGORO,
+2 KOTA KEDIRI, +2 KAB. TULUNGAGUNG, +1 KAB. GRESIK,
+1 KOTA BATU, +1 KAB. NGANJUK, +1 KOTA MOJOKERTO, +1 KAB. SAMPANG, +1 KAB. JEMBER,

Sembuh Baru (+136)

+19 KOTA SURABAYA, +15 KAB. NGAWI, +13 KAB. PONOROGO,
+12 KAB. BLITAR, +8 KAB. MAGETAN, +7 KAB. SIDOARJO,
+7 KAB. BANYUWANGI, +6 KAB. TRENGGALEK, +6 KOTA MALANG,
+5 KOTA MADIUN, +5 KOTA BLITAR, +4 KAB. TULUNGAGUNG,
+4 KAB. MALANG, +3 KAB. PACITAN, +3 KAB. LAMONGAN,
+2 KAB. MOJOKERTO, +2 KAB. KEDIRI, +2 KAB. BOJONEGORO,
+2 KAB. GRESIK, +2 KAB. JOMBANG, +2 KAB. PASURUAN,
+2 KAB. MADIUN, +2 KAB. SAMPANG, +1 KOTA BATU,
+1 KAB. SITUBONDO, +1 KAB. BONDOWOSO,

Temukan 12 Kasus Covid-19, Ribuan Warga Rusun di Surabaya Di-Swab Massal

Berawal ditemukannya 12 orang penghuni rumah susun (rusun) yang positif tertular Covid-19, ribuan penghuni dari belasan rusun di Surabaya langsung diwajibkan mengikuti swab test massal. Ke-12 warga positif itu berasal dari Blok D Rusun Penjaringan Sari.

Dengan cepat, Pemkot Surabaya melakukan swab hunter ke seluruh rusun yang di bawah pengelolaan daerah.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mmenjelaskan bahwa ada dua orang terpapar Covid-19 di rusun tersebut, Jumat (21/5/2021). Ini ditemukan oleh satuan petugas (Satgas) Covid-19.

Menindaklanjuti hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat langsung melakukan tracing di wilayah itu. Alhasil, sebanyak 74 orang penghuni blok D menjalani tes swab dan sterilisasi wilayah. "Sejak Minggu (22/5/2021) hasilnya keluar dan dinyatakan 12 orang yang terindikasi Covid-19," kata Febri, Selasa (25/5/2021).

Selanjutnya Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi langsung meminta jajarannya menggelar swab test massal di 18 rusun lainnya. Swab massal tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan melindungi warga dari penyebaran Covid-19.

Cak Eri menginstruksikan dinkes bersama Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) berkolaborasi. "Ini semata-mata bentuk kepedulian beliau (Wali Kota)," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto.

Cak Eri tak ingin penyebaran Covid-19 ada di Surabaya, khususnya di rusun. "Cak Eri peduli pada warga rusun untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambah Irvan.

Irvan yang juga Kepala Badan Linmas Kota Surabaya pun meninjau langsung jalannya swab test massal, Selasa (25/5/2021). Ia tak memungkiri, sebagian warga ada yang menghindar saat diminta untuk swab test.

Namun hal itu tak menghentikan langkah pemkot. Sebaliknya, pihaknya bersama lurah dan camat setempat terus menyiapkan sejumlah inovasi.

Di antaranya meminta penghuni yang telah ikut swab test untuk mencelupkan jarinya ke tinta. Penghuni yang sudah mendapatkan bukti tinta di jari kelingking atau jempolnya diperbolehkan keluar masuk gerbang rusun.

"Kalau di sini dijaga. Bagi yang belum mendapat tanda itu, tidak diperkenankan keluar gerbang,” urainya.

Prinsipnya, Irvan berharap seluruh penghuni rusun sama-sama mendukung upaya pemkot. Sebab ini penting untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan dan memutus penyebaran maupun pencegahan klaster baru.

“Saya mohon pengertian semuanya. Kalau ada yang belum dan tidak mau, kita tidak akan berhenti mengingatkan dan menjemput bola secara door to door,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita menambahkan bahwa petugas puskesmas sudah berada di lokasi sejak pukul 05.00 WIB. Bahkan ada beberapa lokasi yang sore hari pun masih digelar swab test.

"Tadi ada yang mulai bertugas sampai pukul 15.00 WIB. Ada yang sejak Subuh. Ini untuk memberi kesempatan bagi penghuni yang masih bekerja. Kita lakukan sejak Subuh supaya warga yang bekerja bisa ikut esok paginya,” tegas Febria.

Feny-sapaan akrab Febria - menjelaskan bahwa sebanyak 1.877 penghuni telah mengikuti swab test. Angka tersebut merupakan jumlah dari 18 rusun yang dikelola oleh Pemkot Surabaya.

Ke depan, swab test massal ini bakal terus dilakukan.“Khusus di Rusun Penjaringansari kita sudah lakukan swab test sejak kemarin. Kemarin ada 138 orang. Lalu hari ini ada yang sudah swab 390 orang,” ungkapnya.

Pihaknya berharap semua penghuni tidak keberatan untuk mengikuti swab test. "Ini demi keselamatan warga Surabaya. Semakin banyak testing, maka kita akan segera bisa melakukan treatment. Supaya Surabaya segera bebas dari pandemi,” pungkasnya.

Daftar Rusun di Surabaya yang mengikuti Swab Test Massal
1. Rusun Penjaringansari I – 1V
2. Rusun Gunung Anyar
3. Rusun Pesapen
4. Rusun Keputih
5. Rusun Siwalan Kerto I – II
6. Rusun Jambangan I –II
7. Rusun Wonorejo
8. Rusun Romokalisari
9. Rusun Sombo
10. Rusun Tambak Wedi
11. Rusun Indrapura
12. Rusun Urip Sumoharjo
13. Rusun Bandarejo
14. Rusun Dukuh Menanggal
15. Rusun Grudo
16. Rusun Dupak Bangunrejo
17. Rusun Tanah Merah
18. Rusun Randu

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved