Kamis, 9 April 2026

Berita Surabaya

Lebih Dekat Mengenal Tugas Porter di Gunung Semeru

Dibukanya kembali wisata pendakian Gunung Semeru ada baiknya untuk mempersiapkan diri secara matang rencana pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Fatkhul Alami
Dokumentasi Surya.co.id
Dibukanya kembali wisata pendakian Gunung Semeru ada baiknya untuk mempersiapkan diri secara matang rencana pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini 

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA – Dibukanya kembali wisata pendakian Gunung Semeru ada baiknya untuk mempersiapkan diri secara matang rencana pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.

Selain persiapan fisik dan mental, jika membawa barang atau logistik di kawasan wisata Gunung Semeru juga ada porter yang akan membantu para pendaki untuk membawakan barang barang atau logistic pendakian.

Cakyo, salah satu relawan Saver Semeru mengungkapkan beban maksimal yang dibawa porter di Gunung Semeru ini maksimal 20 kg. Mengutip @Tumpang Camp Adventure (TCA) ada beberapa istilah porter yang sering di dengar di Gunung Semeru, yakni :

1. Porter Harian

Porter yang ikut selama durasi pendakian, porter akan membawa barang apapun yang kita berikan. Mereka juga akan membantu memasak (bila diminta), mendirikan tenda serta mencari air di Sumbermani Kalimati. Yang penting kasih tahu ke porter maunya apa kita sebelum pendakian.

2. Porter masak

Sama dengan porter harian, selain mengangkat barang porter ini juga ahli dalam memasak. Jadi bila ingin makan dengan menu yang agak ribet, silahkan gunakan jasa porter dan kasih tahu menu apa yang diinginkan.

3.Porter drop

Porter yang tidak ikut seterusnya saat pendakian yang kita lakukan, tugasnya cuma ngedrop barang. Misalnya jika ingin camping saja di Ranu Kumbolo selama 2 hari,dan barang yang dibawa hanya logistik yang akan habis saat camping, daripada membayar jasa porter selama 2 hari bisa pakai sistip drop saja. Porter cuma ngedrop barang di Ranu Kumbolo kemudian pulang.

4. Porter ke puncak

Porter yang diminta jasa tambahan mengawal hingga ke Puncak Semeru.

Misalnya Open trip dengan 10 orang, 1 guide dan 4 porter angkut harian. Saat ke puncak, tidak standar bila 10 peserta hanya dikawal 1 orang guide.

Selain faktor resiko yang tinggi, bila ada salah satu peserta yang tidak kuat dan mau turun, harus ada yang mengawal turun kembali ke basecamp Kalimati. Itulah lebih baik ada tambahan porter yang mengawal hingga ke puncak.

5. Porter team

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved