OTT KPK Bupati Nganjuk
Biodata Marhaen Djumadi, Wabup Nganjuk yang Stop Pengisian Perangkat Desa Seusai Bupati Kena OTT KPK
Berikut ini profil dan biodata Marhaen Djumadi, wakil bupati Nganjuk yang menghentikan pengisian perangkat di 116 desa setelah Bupati Novi Rahman...
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Musahadah
Pria yang lama berdomisili di Sekerdangan Indah, Sidoarjo ini menghabiskan masa kecilnya di Nganjuk.
Pendidikan dasar ditamatkan di SDN Putren 1 Nganjuk, lalu dilanjutkan ke SMPN 1 Nganjuk dan SPGN Nganjuk.
Kemudian dia melanjutkan ke DIII IKIP Surabaya dan dilanjutkan kuliah strata 1 di tiga universitas yakni, S1 IKIP Surabaya, S1 Manajemen STIE TOTAL WIN Semarang dan S1 Hukum Universitas Yos Sudarso Surabaya.
Tak cukup gelar sarjana, Marhaen melanjutkan pendidikan akademiknya hingga mendapat gelar doktor.
Pendidikan Magister Manajemen ditamatkan di STIE ABI Surabaya.
Kemudian dilanjutkan di MBA Global Institute of Management provided by West Cost Institute Management and Technology, Perth, Australia.
Setelah itu, Marhaen mendapatkan gelar Doktor Ekonomi di Universitas Negeri Malang.
2. Kader PDIP
Marhaen adalah kader PDI Perjuangan.
Hal ini ditegaskan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Djarot Saiful Hidayat saat mengklarifikasi soal status Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat di partainya.
Djarot menyebut Novi Rahman Hidayat bukan anggota partai, serta tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDI-P.
"Bukan anggota dan tidak ber-KTA PDI Perjuangan,” kata Djarot kepada Kompas.com, Senin (10/5/2021).
Lebih lanjut, Djarot menjelaskan Wakil Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi yang merupakan kader PDI-P.
Ia menyebut Novi dan Marhaen memang diusung oleh PDI-P bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.
"Wakil bupatinya yang kader pengurus, salah satu Wakil Ketua DPD Jatim. Waktu pilkada keduanya diusung PDI Perjuangan dan PKB," ucap Djarot.