OTT KPK Bupati Nganjuk
ASN Pemkab Nganjuk Belum Mengetahui Kabar OTT KPK Bupati Nganjuk
Kasubag Humas dan Prokol Pemkab Nganjuk, Asti Widyartini mengatakan, hari Minggu pihaknya sempat mengikuti sejumlah kegiatan Bupati Nganjuk.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, NGANJUK - Sejumlah pejabat Pemkab Nganjuk belum mengetahui dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Nganjuk.
Ini karena kabar OTT KPK tersebut terjadi, Minggu (9/5/2021) atau saat pada hari libur ASN Pemkab Nganjuk.
Kasubag Humas dan Prokol Pemkab Nganjuk, Asti Widyartini mengatakan, pada hari Minggu kemarin pihaknya sempat mengikuti sejumlah kegiatan Bupati Nganjuk.
Namun pihaknya hanya sampai siang hari mengikuti Bupati Nganjuk dalam menjalankan tukas protokol.
"Setelah itu kami sudah tidak lagi mengikuti kegiatan Bapak Bupati dan pulang setelah selesai semuanya," kata Asti Widyartini, Senin (10/5/2021).
Baca juga: Ini Respon Ketua DPRD Nganjuk Dengar Kabar OTT KPK Bupati Nganjuk Semalam
Untuk itu, dikatakan Asti Widyartini, pihaknya terkejut mendapatkan informasi OTT Bupati Nganjuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (9/5/2021) siang hingga malam.
"Jadi kami tidak tahu adanya OTT pada Bapak Bupati Nganjuk, bahkan kami dapat informasi OTT setelah membaca berita online," ucap Asti Widyartini.
Demikian halnya dengan kasus yang menjerat Bupati Nganjuk sehingga di OTT oleh KPK, tambah Asti Widyartini, pihaknya juga tidak mengetahui.
Termasuk dugaan kasus jual beli jabatan perangkat Desa yang informasinya beredar hingga saat ini.
"Kami tunggu informasi resmi saja semuanya. Yang jelas kami akan bekerja sesuai dengan tugas kami saja," tandas Asti Widyartini.
Seperti diketahui, Tim satuan tugas (satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dilansir dari Tribunnews.com.
OTT Minggu (9/5/2021) siang, menyasar kepala daerah di Nganjuk.
Diduga pihak yang ditangkap KPK yaitu Bupati Nganjuk berinisial NRH.
Sumber di internal komisi antikorupsi menyatakan, tim KPK mencokok NRH dibantu Bareskrim Polri.
"KPK bekerja sama dengan Bareskrim Polri melakukan OTT Bupati Nganjuk," kata sumber tersebut, Senin (10/5/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/seorang-pengendara-sepeda-motor-melintas-di-depan-kantor-bupati-nganjuk-kabar-ott-kpk.jpg)